Take a fresh look at your lifestyle.

2 Kg Shabu Diselundupkan Lewat Bandar Udara Mutiara

Ditresnarkoba Polda Sulteng Amankan 3 Pelaku dan Barang Bukti

836

Palu, KAREBA. ID | Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) kembali menangkap pengedar Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) yang masuk ke wilayah hukum Sulawesi Tengah, melalui penyelundupan via Bandar Udara. Tidak tanggung-tanggung, Unit I Subdit III Ditresnarkoba mengamankan sekitar 2.008.39 Gram (2 Kg) barang haram jenis Shabu.

Kronologisnya, berdasarkan laporan akan adanya transaksi narkoba melalui penumpang pesawat Lion Air dari Medan menuju Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri pada Minggu 7 April 2019 lalu, Kasubdit III Ditresnarkoba AKBP P. Sembiring beserta Kanit I AKP Ardy Permadi dan sejumlah anggotanya, mengembangkan informasi tersebut.

Setelah melalui sejumlah pengecekan informasi, tim langsung menuju bandara untuk mengecek kebenaran informasinya, sekitar pukul 22. 10 Wita, Minggu malam.

Tim berhasil mengamankan tiga lelaki bernisial FC (33) beragama Kristen, pekerjaan swasta dan bertempat tinggal dijalan Thamrin No. 187 Besusu Timur Kecamatan Palu Timur. Sedangkan dua rekannya yang lain, YH (39) beragama Islam, warga Jalan Mayor Zen Lrg. Wari I No. 74 keluarahan Selincah kota Palembang dan lelaki AL (26), beragama Islam warga Jalan Letnan Murod No. 493 Palembang.

Diresnarkoba menggeledah YH dan AL yang baru turun dari pesawat dan FC yang sudah sejak lama menunggu dikedatangan bandara, dan menemukan 5 bungkus narkotika diduga jenis shabu yang terdiri dari 4 bungkus paket besar dan 1 paket sedang dengan berat bruto keseluruhan kurang lebih +2.008.39 Gram (2 Kg), yang disimpan didalam sepatu yang digunakan oleh YH dan AL.

Selanjutnya, Aparat keplolisian juga menyita 5 unit handphone, 2  pasang sepatu warna coklat yang digunakan untuk menyimpan Shabu, 1 buah dompet panjang warna hitam, 1 buah tas warna coklat merek Polo, 1 buah tas samping warna coklat, 1 unit mobil Honda Brio Merah bernopol DB 1938 LS yang digunakan oleh LK.

Kemudian tim mengembang hasil tangkapan dengan menggeledah rumah FC di perumahan BTN Green View Blok C3 No.06 Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan. Disana tim menyita sejumlah barang untuk dijadikan bukti yakni 1buah timbangan digital besar, 1 unit mesin penghitung uang,  1 unit server CCTV dan 1 unit Notebook warna hitam merek Zyrex.

Tim Ditresnarkoba juga mengambil 1 buah buku rekapan transaksi shabu, 6 paket narkotika yang diduga juga jenis shabu dengan berat bruto kurang lebih20,69  Gram, 4 buah sendok pengukur shabu, 1 pack plastik besar pembungkus shabu, 2 buah alat timbangan digital kecil, 2 alat hisap Bong, 1 buah takaran pengukur; serta 3 buah macis gas (Korek Api).

Atas dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi nomor: LP-A/108/IV/2019/SPKT tanggal 07 April 2019, ketiga tersangka terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu yang melanggar Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat 2 dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan pasal 112 ayat dua Jo pasal 132 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling singkat 5 tahun.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto didampingi Kasubbid Penmas Kompol Sugeng lestari dalam rilis kasus tadi siang di Mapolda Sulteng, Jum’at 12 April 2019 membenarkan penangkapan terhadap pengedar narkoba itu.

Dikatakan Didik, saat ini ketiga pelaku diamankan pihak Polda Sulteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk kepentingan pengembangan kasus.

“Iya, mereka ditahan Polda Sulteng untuk kepentingan pegembangan kasus,” terangnya. olagondronk/kareba.id/2019

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: