Take a fresh look at your lifestyle.

ANGGOTA BRIMOB TEWAS, POLDA BENTUK TIM INVESTIGASI

381

PALU, KAREBA.id | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi mengaku telah membentuk tim untuk menginvestigasi kematian anggota Brimob Polda Sulteng, Brigadir Polisi Yulianus setelah ditangkap oleh Polres Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (11/10/2016) lalu.

Pembentukan tim investigasi itu dinyatakan Kapolda Rudy di Mapolda Sulteng kepada sejumlah wartawan, “Kita tidak boleh menduga-duga, makanya kita membentuk tim investigasi Ini karena lintas satuan dan diluar wilayah kami, maka harus ada tim untuk menginvestigasi kasus ini,” tegas Rudy.

Diberitakan sebelumnya, anggota Brimob Polda Sulteng Brigadir Yulianus menghembuskan nafas di Rumah Sakit Bhayangkara saat menjalani perawatan pasca ditangkap di Minahasa Utara, Sulut. Ia ditangkap Polres setempat karena diduga terlibat tindak kriminal.

Yulianus adalah anggota brimob dari Unit Detasemen IV-A Pelopor Kesatuan Polda Sulawesi Tengah. Dia tewas dengan kondisi mengenaskan setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu Kamis, 13 Oktober 2016 malam.

Karena korabn merupakan anggoata brimob, maka ketika ditangkap oleh Polres Minahasa Utara, Yulianus kemudian diserahkan ke Satuan brimob Sulut. Setelah menjalani pemeriksaan di markas brimob Sulut itu, Yulianus kemudian dibawa ke Palu dan dijemput oleh Satbrimob Polda Sulteng di perbatasan Gorontalo – Sulteng.

Ketika dijemput, kondisi Yulianus sudah lebam-lebam, terutama dibagian wajahnya. Yulianus kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dirawat. Namun selang sehari kemudian, Yuianus dinyatakan meninggal dunia.

Ayah Yulianus, Idris Suli mendesak kepolisian agar mengungkap kasus penganiayaan berujung maut terhadap anak pertama dari empat bersaudara. Dia tidak mengetahui penyebab meninggalnya anak sulungnya tersebut. Sementara itu, Meriam, ibu Yulianus tak henti-hentinya menangisi atas kepergian putranya.SEPTIAN/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: