Take a fresh look at your lifestyle.

Cegah KKN, Pemkot Luncurkan Program Pengelolaan Keuangan

Didi Bakran : Jangan Pobia Dengan Inspektorat

485

PALU, KAREBA.ID | Walikota Palu Drs Hidayat Msi melalui Inspektur Inspektorat Kota Palu Didi Bakran, SH. MSi menegaskan, untuk pencegahan dini praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dilingkungan pemerintahan Kota Palu, maka pihaknya melakukan penataan pengelolaan keuangan daerah dengan menggunakan program.

Program yang dimaksud itu, telah diluncurkan Rabu 5 September 2018 malam di salah satu cafe di kota Palu. Acara itu dihadiri juga perwakilan Kejaksaan Negeri Palu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah, para Lurah se kota Palu, para Camat dan sejumlah kepala dinas dilingkungan pemkot Palu.

Program inovasi itu, menurut Didi Bakran, baru pemkot Palu yang menggunakan sebagai salah satu upaya dalam pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban dapat dikontrol disemua kegiatan.

“Semua kegiatan dilingkungan pemkot dapat dikontrol dalam program tersebut melalui website. Baik berupa pengelolaan keuangan, pelanggaran ASN maupun bentuk-bentuk lain seperti gratifikasi yang kerap terjadi dilingkungan pegawai,” urainya.

Sementara itu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah merespon positif langkah yang dilakukan pemerintah kota Palu melalui Inspektorat Kota.

Kepala BPKP Sulawesi Tengah Sofyan Antonius berharap program serupa dapat diadopsi Inspektorat lain guna meminimalisir kerugian negara dalam pengelolaan anggaran.

“Kami akan menyampaikan kepada Inspektorat lain didaerah untuk menerapkan cara pencegahan pengelolaan anggaran seperti yang diluncurkan Inspektorat Kota Palu ini,” katanya.

Pihaknya, saat ini lebih banyak berfungsi sebagai mitra dalam memberikan pemahaman pengelolaan keuangan daerah. Fungsi represif hanya ada saat diminta oleh kepolisian, kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), urai Sofyan.

Walikota Palu Drs Hidayat, MSi melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Imran Lataha dalam sambutan tertulisnya  mengapresiasi peluncuran program cegah dini dalam pengelolaan keuangan tersebut.

“Pengawasan cegah dini pengelolaan keuangan adalah suatu metode pengawasan yang diterapkan oleh Inspektorat Kota Palu dengan menggunakan sistem aplikasi,” kata Imran Lataha.

Lanjut Imran, penyebab sering terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di OPD dan kecamatan yaitu dikarenakan lemahnya sistem pengawasan, masih kurangnya pemahaman pengelola keuangan dan perencanaan penganggaran yang belum memadai.

Kegiatan itu juga diapresiasi sejumlah dinas dilingkungan pemerintah kota Palu dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional.zainuddinmn/kareba.id/2018

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: