Take a fresh look at your lifestyle.

DEMONSTRAN PALU : SEGERA TANGKAP PENISTA AGAMA

284

PALU, KAREBA.id | Sekitar 5 Ribu warga Muslim Palu melakukan protes didepan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah. Mereka menuntut Mabes Polri untuk segera menangkap dan menahan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Mereka menilai Ahok telah menistakan agama Islam karena telah berani menyalahartikan ayat suci Alquran yang merupakan kitab suci agamanya. Ahok dengan berani menafsirkan surah Almaidah ayat 51. Padahal, dia (Ahok) tidak punya kapasitas dan punya hak untuk melakukannya. Massa pengunjuk rasa menilai itu adalah perbuatan yang dengan sengaja menistakan agama Islam.

Ribuan massa yang melakukan long march dari masjid Raya Baiturrahim Palu dan masjid Agung Darussalam Palu itu, terdiri dari puluhan ormas Islam yang ada di Palu.

Secara bergantian mereka melakukan orasi secara bergantian menuntut Polri untuk menegakan supremasi hukum dengan menangkap dan menahan Ahok yang diduga telah melakukan penistaan kitab suci agama Islam. Jika hari ini Polri tidak menegakan hukum secara adil, maka mereka mengancam akan melakukan aksi dengan massa lebih banyak lagi, dan di Ibukota Jakarta juga melakukan aksi lebih banyak dan akan menangkap langsung Ahok.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi bersama Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Saleh Mustafa yang berada ditengah massa pengunjuk rasa, memberikan penjelasan terkait tuntutan mereka. Jika saat ini, mabes Polri tengah melakukan penyidikan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Sejumlah saksi dan barang bukti tengah dikumpul dan dipelajari oleh tim Bareskrim mabes Polri. Proses tersebut merupakan upaya Polri dalam menegakan hukum yang berlaku. Terkait belum ditangkap dan ditahannya Ahok, menurut polisi berpangkat bintang satu itu masih dalam proses penyelidikan. Dia berharap, masyarakat menunggu dan menghargai proses hukum yangs sedang berjalan.

Hingga sore ini, ribuan masa enggan meninggalkan jalan Samratulangi, tepat didepan Mapolda Sulteng-Kantor Gubernur dan kantor DPRD Sulteng. Mereka menunggu informasi dari Ibukota terkait tuntutan mereka yang menginginkan Ahok segera ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan kasus penistaaan agama. OLAGONDRONK/KAREBA.id/2016

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: