Take a fresh look at your lifestyle.

Dinyatakan Sehat, Walikota Hidayat Ikuti Proses Pemulangan Pasien OTG

716

Palu, KAREBA. ID | Pemerintah kota Palu melalui Tim Surveillance kembali memulangkan tiga orang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dirawat di Pondok Perawatan Asrama Haji, Senin sore, 11 Mei 2020.Ketiga pasien OTG dipulangkan tersebut yakni Nurbaya beserta dua orang anaknya yang telah dinyatakan Negatif Covid 19 atau Non Reaktif melalui dua kali Rapid Test dan disaksikan Walikota Drs Hidayat MSi.

“Alhamdulillah Ibu Nurbaya beserta kedua anaknya dinyatakan negatif atau sehat setelah melewati rapid test dua kali,” kata Hidayat sembari memperhatikan kondisi kesehatan ketiganya.

Menurutnya, Pemerintah kota Palu dalam mencegah dan menangani covid 19 ini mengambil langkah untuk merawat para OTG maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP) di pondok perawatan Asrama Haji Palu.

“Harapan kita mereka yang kita rawat disini dapat kita jaga terus, imunnya bagus, dikasih obat-obatan, bahkan dikasih makanan yang bergizi, dan semua itu secara gratis,” terangnya.

Olehnya, Walikota Hidayat berpesan, bagi siapapun yang dinyatakan OTG maupun ODP dapat dengan sukarela mendatangi pondok perawatan demi mencegah penyebaran covid 19 di Kota ini.

“Jangan malu-malu datang kemari. Kami akan rawat disini dengan baik. Saya kira tenaga medis di Pondok Perawatan ini sangat super humanis,” kata Hidayat.

Dia berharap, agar seluruh masyarakat tetap mendisiplinkan diri dalam hal memutus rantai penularan virus corona, seperti tetap menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan bahkan menghindari tempat berkumpulnya orang.

Selain itu juga, katanya diharapkan masyarakat dapat menerima kembali orang-orang yang telah dinyatakan sembuh dari covid 19 ataupun dari status OTG dan ODP, agar mereka bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang teriveksi corona. Karena sudah sepekan ini data tidak menunjukan adanya penambahan pasien,” tegasnya.

Sebelum beranjak dari pondok perawatan, Nurbaya mengaku sangat senang dan sangat bersyukur setelah menjalani perawatan kurang lebih 10 hari.

“Alhamdulillah was-was kita sudah hilang. Kemarin takut, bahkan takut juga mendekat dengan orang. Alhamdulillah sakit maag saya juga sembuh setelah dirawat disini,” katanya bersyukur.

Menurutnya, para tim medis yang bertugas di pondok perawatan sangat ramah dan terus memberikan semangat seluruh orang yang dirawat agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

“Untuk para tim medis, tetap semangat. Jadi bukan hanya kami yang dirawat saja yang semangat, para tim medis juga harus semangat,”  pesannya.olagondronk/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: