Take a fresh look at your lifestyle.

DIPROTES, DRUM DIJALAN AHMAD YANI

294

PALU, KAREBA.id | Dua buah drum dari Utara menuju Selatan dan sebaliknya dijalan Ahmad Yani Palu tepatnya didepan Rumah Dinas Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Palu menuai protes sejumlah pengendara. Pasalnya, jalan yang sudah sempit dan agak gelap saat malam hari tapi masih juga diberi tanda dua buah drum.

Dua buah drum yang sengaja di cat biru dan putih bertuliskan ‘Pelan-pelan Komplek TNI-AL’ itu oleh sejumlah pengendara terlalu berlebihan dan mengganggu lalulintas disitu. Jalan berukuran sekitar 8 Meter itu sudah sempit untuk kategori jalan dalam kota. “saya semalam kaget melintas disitu, tiba-tiba liat ada drum ditengah jalan, soalnya agan remang-remang, padahal dulu tidak ada drum itu, ditambah lagi ada kendaraan dari arah depan saya, saya mengerem dan pelan-pelan jalannya,” kata Mardiah warga Jalan Tanjung Satu keheranan.

Menurutnya, jika tidak hati-hati berkendara dimalam hari melintas jalan itu, bisa berakibat kecelakaan. Karena selain, jalannya sudah sempit, penerangan juga tidak memadai sehingga jika warga baru melintas ditempat itu sudah pasti dikagetkan dengan drum yang dipasang ditengah jalan.

Sejumlah pengendara lain yang pernah melewati jalan itu beberapa hari juga mengatakan keberatan serupa. Mereka berharap pesangan drum itu perlu ditinjau kemabali, apakah perlu dan sesuai aturan yang ada, karena sepengatuhuan mereka disitu bukan kompleks TNI AL dan jalannya sudah sempit.

Menurut pantau redaksi KAREBA.id, Rumdis sejumlah pejabat militer di kota ini tidak ada memakai portal atau penanda bentuk lain seperti yang ada di jalan Ahmad Yani didepan rumah Danlan Palu. Misalnya, rumah dinas Dandenpom di jalan Nokilalaki, rumdis Danrem dan Kapolda di jalan Suprapto, rumdis Dandim di jalan Juanda dan Kapolres di Balikota. SEPTIANSEPTIAN/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: