Take a fresh look at your lifestyle.

DUGAAN PENGANIAYAAN MAHASISWA, POLRES RILIS BUKTI CCTV

248

PALU,KAREBA.id – Dugaan penganiayaan dilakukan anggota Polres Palu saat penangkapan pelaku curanmor di jalan Wodward tepatnya depan Rumah Sakit (RS) Bala Kesalamatan (BK) Palu yang mengakibatkan Alvedoroky (23) dan rekannya, oleh kepolisian merilis bukti yang berasal dari video pengintai (CCTV).

Bertempat diruang Rupatama Mapolres Palu, kepolisian membeberkan kronologis kejadian itu. Dalam Video tersebut, Alvedoroky dan Goerge ikut menghalangi aparat ketika hendak mengamankan tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor.

Melalui Kasat Reskrim Polres Palu AKP Nasruddin menjelaskan, video itu merekam bagaimana keterlibatan keduanya. Seorang anggota polisi saat itu terlihat dicekik seseorang yang ternyata Alvedoroky. Sehingga itulah, kemudian dia babak belur dihajar oknum anggota polisi yang saat itu berada di TKP.

Kejadian itu, menurut keluarga merupakan tindakan salah tangkap yang mengakibatkan kerugian yang mereka alami, yakni babak belurnya Alvedoroky yang merupakan mahasiswa kedokteran Untad Palu.

Kapolres Palu AKBP Christ R. Pusung kepada wartawan mengatakan, pihaknya merilis rekaman CCTV ini kepada media agar masyarakat bisa dapat melihat secara jernih akar persoalannya. Pihak Polres telah membeberkan salah satu alat bukti tentang perisiwa ini.Dia juga mengatakan jika ke 8 personilnya yang diduga terlibat penganiayaan itu sedang dalam proses pemeriksaan Propam Polda Sulteng.

Olehnya, pihak Polres Palu telah menetapkan kedua orang yaitu Alvedoroky dan George menjadi tersangka, mereka ditetapkan telah melanggar pasal 213 ayat ke 1 huruf E, Pasal 212 dan Pasal 221 Ayat 1 Huruf 1 E Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). Keduanya dituntut karena diduga menghalangi aparat kepolisian saat bertugas. SEPTIAN/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: