Take a fresh look at your lifestyle.

GUBERNUR AKAN TETAPKAN HARGA TBS SAWIT

306

PALU, KAREBA.id – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan segera menetapkan harga standar tandan buah segar (TBS) untuk komoditi kelapa sawit di wilayahnya.

“Secepatnya kami akan melakukan kajian tentang harga TBS dan akan dibuatkan surat keputusan gubernur,” katanya, Rabu (21/9) malam.

Menurut Gubernur, hal itu dilakukan karena karena sejumlah perusahaan kelapa sawit telah melakukan produksi di wilayahnya, khususnya Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala.

Terkait temuan anggota DPRD Sulteng yang mengatakan bahwa pihak perusahaan Astra Group yang berada di Donggala membeli buah sawit petani dengan harga rendah, Gubernur Longki menekankan pihaknya akan melakukan kajian tentang hal itu.

“Ini karena Pemprov Sulteng juga belum menetapkan harga standar TBS sawit untuk wilayah Donggala, khususnya wilayah Lalundu, makanya Astra seenaknya menetapkan harga,” ujarnya lagi.

Gubernur juga mempertanyakan perusahaan Astra yang membeli sawit dengan harga rendah. Menurutnya, untuk wilayah Donggala, hanya ada Astra Tunas Lestari.

“Kalau Astra dari Provinsi Sulawesi Barat yang membeli, maka petani akan sangat dirugikan. Saya imbau petani jangan jual ke Astra dari Sulbar. Dalam waktu dekat, Disbun akan turun ke Lalundu untuk mengatasi masalah harga TBS sawit tersebut,” katanya pula.

Sebelumnya Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulteng Muh Masykur meminta pemerintah daerah setempat menindaklanjuti keluhan ribuan petani terkait harga tandan buah segar sawit di Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala.

Menurut Masykur, harga TBS sawit Rp500/kg ditentukan oleh PT Astra dinilai sangat merugikan para petani.

“Pada pertemuan kelompok tani di Desa Rio Mukti beberapa waktu lalu, petani mengeluhkan hal itu. PT Astra terkesan seenaknya menentukan harga TBS sawit. Jika dirata-ratakan harga TBS berkisar antara Rp500 sampai Rp1.600 per kilogram,” kata Masykur lagi. SULTENGNEWS.COM

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: