Take a fresh look at your lifestyle.

IDI TOLAK DOKTER LAYANAN PRIMER

268

PALU,KAREBA.id | Memperingati hari jadinya yang ke 66, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palu melakukan aksi damai ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah. Mereka menolak program pendidikan (Prodi) Dokter Layanan Primer (DLP) yang di putuskan pemerintah.

Menurut Kordinator Lapangan (Korlap) dr Moh Natsir MPH, aksi tersebut untuk menuntut kembali melakukan merevisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter itu yang dianggap mubazir.

Ia menambahkan, terlalu banyak waktu dan anggaran Negara yang dipakai dalam pendidikan kedokteran dan terlaku banyak jenjang pendidikan yang harus dilalui jika mengunakan peraturan baru itu. Alangkah lebih baiknya dan efesienya jika DLP itu digantikan seperti Program Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (P2KB) yang lebih murah dan tepat.

Dalam data IDI ada sekitar 110 Ribu yang akan membutuhkan peningkatan kompetensi dan setiap dokternya akan memerlukan dana sekitar Rp. 300 Juta/orang sehingga anggaran Negara akan membengkak lagi untuk mengikuti sertakan dokter-dokter tersebut.

Hari ini, seluruh IDI melakukan aksi damai menolak UU baru mengenai pendidikan kedokteran itu. ANGGA PRATAMA/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: