Take a fresh look at your lifestyle.

KAPOLRES BANTAH ANGGOTANYA MENGANIAYA

262

PALU, KAREBA.id – Kepolisian Resort Palu membantah melakukan penganiayaan kepada salah satu mahasiswa Kedokteran Untad bersama rekannya, yang saat pengejaran pelaku curanmor disekitar jalan Wodward Palu tepatnya didepan Rumah Sakit Balai Keselamatan.

Kapolres Palu AKBP Christ Reinhard Pusung kepada wartawan Ju’mat 14 Oktober 2016 di Mapolres Palu menegaskan pihaknya sudah sesuai protap dalam menjalankan menjalankan tugas. Namun, jika ada pihak menganggap itu sebuah kesalahan, dia mempersilahkan untuk mengikuti prosedur.

Saat peristiwa itu, sejumlah anggota yang menangkap pelaku curanmor berusaha dihalang-halangi oleh warga. “saat kejadian, Polisi sudah menangkap seorang pelaku lalu tersangka yang sudah ditangkap itu berusaha direbut oleh warga setempat. Itu ada rekaman CCTV dari rumah sakit,” katanya.

Jika sudah waktunya, satu sampai dua hari kedepan, hasil rekaman CCTV itu menurut Christ akan dipublikasikan sehingga dapat diketahui kejadian yang sebenarnya. “nanti dilihat hasil rekaman CCTV itu, akan dilihat siapa dan berbuata apa,” urai kapolres.

Soal sampai adanya korban penganiayaan, menurutnya itu berlangsung situasional, karena ada yang menghalangi dan berusaha merebut tersangka yang sudah ditangkap, maka ada reaksi dari petugas yang dilapangan.

Saat ini, 8 anggota terduga terlibat dalam penganiayaan Advedoroky (23) mahasiswa kedokteran Untad bersama dua rekannya telah diperiksa Propam Polda Sulteng, yakni Bripka H, Bripka R, Brigpol I, Brigpol F, Brigpol Y, Brigpol K, Brigpol F dan Briptu C. “Iya lagi diperiksa di Propam Polda,” kata Kapolres membenarkan. OLAGONDRONK/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: