Take a fresh look at your lifestyle.

Kemendes Bantu Berdayakan Masyarakat Pulau Lingayan

474

Pulau Lingayan, Tolitoli – KAREBA.ID | Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) Republik Indonesia melalui Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar (PDPKT), Ditjen PDTu, berdayakan sejumlah daerah diwilayah terluar kepulauan Nusantara, termasuk dusun Lingayan di desa Ogotua kecamatan Dampal Utara,kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah.

Kemendes PDTT tak tanggung-tangung memberikan anggaran pemberadayaannya diwilayah Utara Sulteng tersebut yang mencapai Rp. 5. 543. 458. 936.

Bupati Tolitoli H. Moh. Saleh Bantilan menerima bantuan dana pembangunan sarana dan prasarana Desa Wisata Lingayan dari Kemendes PDTT melalui Dirjen PDTu Aisyah Gamawati. photo olagondronk/2018

Anggaran sebanyak 5 milyar lebih itu, diserahkan Pemerintah Pusat melalui Kemendes PDTT dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana desa wisata, pengembangan pulau kecil dan terluar di pulau Lingayan.

Dalam konteks prioritas untuk membantu pembangunan industri pariwisata yang menekankan wilayah Bahari, Program Pemberdayaan Direktorat PDPKT dianggap memberikan kontribusi yang besar untuk mewujudkan pulau Lingayan menjadi desa wisata yang akan memberikan kontribusi Pendapatan Asli daerah bagi kabupaten Tolitoli dimasa mendatang.

Direktur, Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar (PDPKT), Ditjen Pembangunan daerah tertentu (PDTu) Hasrul Edyar kepada KAREBA. ID mengatakan,pihaknyaterus meninjau sejumlah wilayah yang berada di kepulauan terluar Nusantara untuk memberdayakan masyarakat setempat, seperti yang kini dilaksanakan didusun Lingayan desa Ogotua, yang dahulu sempat beredar isu dicaplok negara lain sebagai wilayahnya.

“Pemerintah Pusat melalui Kemendes PDTT, terus memberdayakan daerah-daerah terpencil dan di kepulauan terluar untuk diberdayakan, salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasarana desa wisata,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Mohammad Saleh Bantilan dalam perayaan Hut kota ‘Cengkeh’ tersebut, Kamis 6 Desember 2018 malam, bertempat di Pantai Gaukan Bantilan, menandatangani prasasti pengresmian sarana dan prasara desa wisata bantuan dari Kemendes tersebut, bersama Direktur Jendral PDTu Aisyah Gamawati.

“Saya pribadi sekaligus pemerintah kabupaten sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu mengembangkan daerah-daerah terpencil disini terutama pulau terluar di Pulau Lingayan,” demikian sepenggal ucapan Bupati saat memberikan sambutannnya.

Ditempat yang sama Dirjen PDTU Aisyah Gamawati sangat berharap apa yang telah diberikan pemerintah pusat memalui pihaknya digunakan dan kembangkan daerah agar benar-benar memberikan pemberdayaan bagi masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan penambahan ekonomi bagi masyarakat Lingayan terutama dan masyarakat Tolitoli umumnya,” pintanya.

Direktur, Direktorat Pengembangan Daerah Pulau Kecil dan Terluar (PDPKT), Ditjen Pembangunan Daerah Tertentu (PDTu) Hasrul Edyar menyerahkan kunci sarana dan prasarana Desa Wisata kepada Kepala Dinas Pariwisata Tolitoli Moh. Nasir Dg. Marumu disaksikan kepala dusun Pulau Lingayan. photo olagondronk/2018

Pulau Lingayan memiliki luas sekitar 122, 55 Ha dan yang berada di desa Ogotua kecamatan Dampal Utara, dapat ditempuh melalui darat menggunakan roda dua maupun roda empat dari kota Tolitoli sekitar 3 jam dan dilanjutkan menggunakan perahu tradisional maupun speedboat selama kurang lebih 15-20 menit.

Selain memiliki keindahan dan keunikan, Pulau Lingayan sebagai destinasi wisata bahari, wilayah Ogotua ini terkenal dengan hasil perikanannya yang sangat berlimpah. Masyarakat pulau Lingayan yang nantinya akan diserahkan untuk mengelola ‘Desa Wisata’ itu terkenal sangat ramah dan sederhana. Ini nantinya juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis Wisatwan Mancanegara (Wisman) maupun Wisatawan Nusantara (Wisnus) yang akan mengunjungi Desa Wisata ini.

“Itu yang utama, masyarakatnya ramah dan dapat menerima tamu siapa saja dan kapan saja,” kata direktur Lokaswara Franki Raden yang juga dilibatkan dalam pencanangan kegiatan ‘Desa Wisata’ tersebut. olagondronk/kareba.id/2018

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: