Take a fresh look at your lifestyle.

Komunitas Mumtas Harap Bisa Cetak Atlit Baru

Lomba Panahan Tradisional Walikota Cup Tingkat Nasional di Palu

357

Palu, KAREBA. ID | Komunitas Panahan Tradisional yang tergabung dalam Muslim Traditional Archey Sulteng (Mumtas) Maret mendatang akan menyelenggarakan lomba Panahan Tradisional tingkat Nasional bertajuk Walikota Cup Traditional Archery Festival Open Championship 2020. Kegiatan tersebut  akan mempertandingkan beberapa jenis kategori, dan berharap bisa mencetak atlit baru panahan mewakili Kota Palu maupun Sulawesi Tengah kedepannya.

Komunitas Panahan Tradisonal Mumtas saat menggelar latihan. Photo: humasmumtas untuk kareba.id/2020

Walikota Palu, Drs. Hidayat, MSi menyambut baik rencana pelaksanaan lomba tersebut. Pelaksanaan panahan tradisional tingkat Nasional yang mengusung tajuk Walikota Cup itu menurutnya merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan di Kota Palu. Ini membuktikan bahwa, Pemerintah Kota Palu sangat konsen dalam membangun bidang olahraga dan budaya tradisional sebagaimana visi Pemerintah Kota Palu yaknimenjadikan kota Palu Kota Jasa Berbudaya dan Beradat Dilandasi Iman dan Takwa.

“Kami mendukung kegiatan yang positif seperti ini,” kata Hidayat.

Sementara ketua pelaksana kegiatan Naufal Abd. Rahman menjelaskan sampai dengan hari ini peserta yang telah mendaftar melalui pendaftaran online sudah sebanyak 480 peserta dari kota Palu dan dan beberapa provinsi lainnya di Indonesia.

“Alhamdulillah sudah sekitar 480 an peserta yang mendaftar secara online kepada panitia,” bebernya kepada Kareba. Id Senin 17 Februari 2020.

Komunitas dan club panahan daerah tetangga sperti Makassar, tambah Naufal, sudah banyak juga menyatakan kesiapannya.

Ia berharap kegiatan yang digagas oleh Mumtas Palu ini, akan menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kota Palu maupun Provinsi Sulteng untuk mencetak atlit-atlit baru di cabang Panahan untuk membawa nama harum daerah ini.

Dia maupun koemunitasnya juga menaruh harapan kedepannya dapat bekerjasama dengan instansi terkait seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Palu maupun Provinsi serta pengurus cabang Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Palu.

“Semoga dengan adanya kejuaraan ini, nantinya atlit panahan tradisonal yang ada di Kota Palu, bisa menjadi atlit yang terbaik dan mengharumkan nama Kota Palu, di event-event Nasioanal bahkan Internasional,” tutup Naufal.

Kegiatan Festival Panahan tradisional yang bertema ‘Merajut Ukhuwah Meraih Prestasi’ ini rencananya akan mempertandingkan beberapa kategori diantaranya, Ground 30, 50, dan 70 Meter Putra, Ground 25 Meter Putri, Grund 10 Meter Junior U15, Dynamic putra, serta kelas Flight Shooting putra, bertempat di Hutan Kaombona Palu, 13-14 Maret 2020 mendatang. olagondronk/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: