Take a fresh look at your lifestyle.

Lembaga Adat Pengawu Jadi Mitra Pemerintah Kelurahan

419

Pengawu-Palu, KAREBA.id | Lembaga Adat sebagai lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dilingkungannya, memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah khususnya yang berada diwilayah kelurahan Pengawu. Hal ini disampaikan kepala kelurahan Pengawu kecamatan Tatanga, Mansur S.Sos.

Kelembagaan adat diwilayahnya, menurut Mansur, merupakan organisasi yang berkedudukan sebagai lembaga kemasyarakatan sehingga juga menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat lokal.

Dikatakannya, lembaga adat di kelurahan pengawu saat ini sudah mengadakan penentuan struktur kepengurusan yang diketuai oleh Arwan dengan susunan struktur terdiri dari Balengga Nu Ada, Pouki Nu Ada, Polisa Nu Ada, Pila-pila Nu Ada serta Suro Nu Ada yang dengan jumlah pengurus sekitar 15 orang.

Lembaga adat berfokus pada menginventarisir norma dan hukum adat melalui musyawarah adat serta merancang dan menetapkan Givu atau sanksi pelanggaran adat.

Ditambahkannya, lembaga adat nantinya juga disinergikan bersama Satgas K5.

“Pengurus lembaga adat akan bersinergi bersama Satgas K5 dalam hal pemberian sanksi adat kepada pelaku pelanggaran aturan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mansur mengatakan, adanya lembaga adat yang terbentuk diwilayah hukum kepemimpinannya diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian warga tentang pentingnya menciptakan lingkungan bersih, aman, tertib, indah dan nyaman.

Dewan adat ini juga  sebagai bentuk perwujudan visi Kota Palu saat ini yaitu menjadi kota jasa yang berbudaya dan beradat, serta berfokus pada perwujudan nilai kekeluargaan, kegotongroyongan serta nilai toleransi. zainuddinmn/kareba.id/2019

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: