Take a fresh look at your lifestyle.

Mahasiswa Arsitektur  se Indonesia Berkumpul di Palu

Hadiri Forum TKI MAI ke 34

841

PALU, KAREBA.ID | Sekitar 800 orang mahasiswa/mahasiswi tekhnik Arsitektur se Indonesia akan datang di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ribuan mahasiswa tekhnik akan akan mengikuti Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (TKI MAI) yang ke XXXIV. Sejak 26 Agustus sampai dengan 3 September mereka akan berada di kota ini.

Forum tahunan mahasiswa arsitektur itu merupakan wadah bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan, kreatifitas dan pengetahuan dibidang arsitektur.

Dalam forum tersebut, ribuan mahasiswa itu akan mengikuti sejumlah kegiatan antara lainSeminar Nasional, Forum Komunikasi, Dsikusi Ilmiah, Coummunity Service (Pengabdian Masyarakat), Studi Arsitek, Workshop, Pameran Arsitek, Talk Show dan Seyembara Nasional.

Panitia pelaksana memlih beberapa tempat menggelar sejumlah kegitan, antara lain Kota Palu, Kabupaten Poso, kabupaten Banggai dan Tojo Unauna. Didaerah itu akan diramaikan dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan dunia arsitektur.

Kota Palu sendiri akan dilaksanakan kegiatan Pameran, Diskusi Ilmiah, Seminar Nasional, Talk Show, Forum Komunikasi dan Seyembara Nasional.

Sedangkan Tojo Unauna, akan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa membangun perpustakaan terapung tepatnya di Desa Kabalutan dan penanaman terumbu karang. Tak hanya itu, Daur ulang sampah plastik dan pemanfaatan kerajinan lokal.

Kabupaten Banggai sendiri, tepatnya di desa Jayabhakti, kecamatan Pagimana akan digelar kegitaan workshop terkait mapping dan Jurnalistik material lokal yang akan dibawakan I Gede Krisna, Komunitas Rumah Intaran.

Di Kabupaten Poso akan digelar studi arsitek kerumah adat Sulawesi Tengah di Lore Tengah dan Observasi Meghalitikum.

Menurut ketua pelaksana TKI MAI ke XXXIV, Reza Lengkong, kegiatan itu akan mengangkat isu lokal terkait arsitek.

“Kita memiliki rumah adat Tambi di Lore yang memiliki design arsitektur yang baik,” urainya.

Menurutnya, Pemerintah sangat merespon kegiatan nasional yang digelar dibeberapa kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Buktinya, mereka memberikan kontribusi untuk kesuksesan kegiatan itu.

“Pemerintah Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kabupaten Poso, Banggai dan Tojo Unauna banyak membantu kegiatan ini. Mereka membantu dengan fasilitas dan akomodasi ,” katanya. olagondronk/kareba.id/2018  

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: