Take a fresh look at your lifestyle.

MASYARAKAT MPANAU PROTES, MINTA PLTU SEGERA DITUTUP

241

PALU, KAREBA.id | Puluhan masyarakat Kelurahan Mpanau Kecamatan Tawaeli bersama mahasiswa melakukan protes didepan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Selasa 1 Novemebr 2016.

Mereka berorasi dengan tegas memprotes aktifitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang ada di Mpanau karena dianggap mencemari lingkungan sekitar pembangkit listrik itu. Sebab, diduga hingga saat ini PLTU tidak memiliki Amdal dan Instalasi Pembuangan Air Limbah (Ipal) sesuai aturan berlaku.

Aksi damai itu menuntut agar pemerintah segera menangani dampak pencemaran lingkungan diakibatkan oleh limbah dari pembangkit listrik tersebut, yang dikelola oleh PT. PJPP selama kurang lebih 10 tahun beriperasi.

Dalam orasinya, Warga mengeluhkan harapan dan janji palsu seputar berdirinya PLTU itu, dari pembangkit listrik yang ramah lingkungan, tapi ternyata menimbulkan masalah berupa timbulnya racun dari hasil abu pembakaran Batu Bara.

Demonstran dengan tegas meminta kepada pemerintah untuk segera segera menutup beroperasinya PLTU itu, karena semakin hari menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. “Lebih baik mati lampu daripada ada PLTU ditempat Kami, ” teriak para pendemo. ADHARIANTO/KAREBA/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: