Take a fresh look at your lifestyle.

Membagi Waktu Antara Usaha dan Organisasi

629

KAREBA.ID | Dia bergelut dengan sejumlah aktifitasnya sebagai pengusaha yang bergerak dibidang kuliner. Dua buah warkop yang dibilangan Jalan Juanda Palu dan seputaran lapangan Vatulemo, tak juga membuat perempuan ‘single parent’ ini mengatur waktu mengurus dua orang buah hatinya.

Tak hanya itu, sejumlah organisasi masyarakat dan pemuda tetap rutin dia datangi. Ditambah lagi, beberapa komunitas motor di kota Kaledo ini ia aktif Bersama-sama menggelar sejumlah kegiatan kemasyarakatan.

Rina Sukriati Lasarika, Perempuan lahir di Manado 27 April 1980 yang lalu. Pendidikannya, pada tahun 1992 menamatkan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) nya di SD Inpres I Lere di Palu Barat. Setelah itu ia melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di SMP 3 Palu, tepatnya di jalan Sapiri Palu Barat, dan memperoleh ijazah di tahun 1995.

Kemudian, untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA), Rina memilih SMA I Palu menjadi tempatnya menempah ilmu Pendidikan, dan alhasil di tahun 1998 ia lulus dengan nilai memuaskan.

Setelah menamatkan diri dari SD hingga SMA, Dia kemudian memilih mulai melakoni beberapa dunia usaha sambil  wara-wiri didunia organisasi kepemudaan. Tak hanya itu, Rina Lasarika juga pernah mengeyam Pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Palu pada tahun 1998 dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Palu pada 2005, walaupun Ia tidak meneruskan gelar Sarjananya dikarenakan mulai sibuk didunia usaha dan mengurus kedua buah hatinya.

Beberapa tahun belakangan, sambil mengurus dua usaha kulinernya (Cafe), Dia memulai menyibukan diri dengan tantangan berpolitik. Beberapa tim pemenangan diikutinya untuk belajar berpolitik, dan membuahkan hasil. Katakanlah, saat Pilwakot lalu dan pilkada Parigi Moutong.

Rina Lasarika saat di Sekolah Alam Salena. photo pribadi/kareba.id/2018

Ia juga pernah menyempatkan diri dengan salah satu yayasan, memberikan Pendidikan gratis di Sekolah Alam Salena pada tahun 2016, padahal begitu banyak kesibukannya dan rutinitasnya selaku pengusaha dan ibu rumah tangga.

Kini, Dia konsentrasi bergabung di PUAN Sulawesi Tengah, sayap Partai Amanat Nasional untuk menyalurkan ide-idenya dalam membantu perempuan-perempuan Sulawesi Tengah, agar bisa hidup mandiri dan dapat bersaing dengan yang lain.

“Saya berpolitik untuk memberikan kontribusi kepada kaum perempuan, terutama di Kota Palu dan Sulawesi Tengah umumnya” kata Rina saat di wawancarai. olagondronk/kareba.id/2018

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: