Take a fresh look at your lifestyle.

KARENA MIRAS DAN CEKCOK TAK JELAS, SATU TEWAS DAN SATU KRITIS

238

PALU, KAREBA.id | Naas dialami dua orang warga jalan Otista Kecamatan Palu Timur yakni TB (36) dan RT (30), hendak melerai dan memberi saran malah kena amukan pisau dan menjadikan mereka terluka. Satu Tewas dan satunya harus dirawat dirumah sakit Wirabuana Palu.

Awal kejadiannya, dijalan Otista telah berkumpul sekelompok warga yang sedang melaksanakan pesta Minuman Keras (Miras). lalu seseorang bernisial IW ditemani R datang dilorong tersebut dengan maksud akan melihat anaknya dirumah mantan mertuanya, namun didepan lorong, AR mengalami pertikaian dengan istrinya dan IW bertanya AR kenapa ribut dengan istrinya, malah IW dipukul oleh AR.

Karena berkelahian itu, IW berniat kembali kerumah dan ingin mengambil senjata tajam jenis parang namun bertemu dengan TB dan berkata tidak usah membawa parang. Kemudian IW dan TB kembali ke tempat dimana awalnya ia berkelahi dengan AR. Setibanya, IW dan TB mendapatkan rekannya R sementara berkelahi dengan sejumlah pemuda dan salah satunya AR. Kemudian terjadilah perkelahian antara dua kelompok, dan mengakibatkan R luka bagian mulut dan betis kanan tersabet benda tajam sedangkan TB terkena benda tajam dibagian antara dada dan rusuk bagian kiri sehingga meninggal dunia.

Menurut I (43) saksi mata yang tinggal sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) membenarkan kronologis peristiwa itu. Ia mengintip dari rumahnya saat kejadian itu sampai beberapa orang menjadi korban dari perkelahian tersebut. “Saya mengintip dari celah kayu rumah saya kejadian itu,” katanya gemetar.

Kejadian itu saat ini telah ditangani Satreskrim Polres Palu untuk dilakukan pengembagan kasusnya. Dari TKP kepolisian berhasil mengamankan barang buktiberupa 1 buah HP jenis Oppo milik istri AR, 4 pasang sandal, 1 buah kayu yang terbuat dari kardus, 1 buah parang, 1 buah pisau badik, 2 buah hp rusak dan sejumlah pelaku serta telah mengumpulkan beberapa saksi. SEPTIAN/KAREBA.id/2016

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: