Take a fresh look at your lifestyle.

Mnangagwa Jadi Presiden Zimbabwe

327

HARARE, KAREBA.ID | Presiden petahana Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menang tipis dalam pemilihan umum, mengalahkan kandidat oposisi. Berdasarkan hasil resmi yang dikeluarkan pada Jumat 3 Agustus 2018, Mnangagwa menang dengan suara 50,8 persen. Posisinya unggul dibandingkan kandidat oposisi dari partai MDC, Nelson Chamisa, dengan perolehan suara 44,3 persen. “Emmerson Dambudzo Mnangagwa dari Partai ZANU-PF karena itu dinyatakan sebagai presiden terpilih republik Zimbabwe,” kata ketua Komisi Pemilu Zimbabwe (ZEC) Priscillia Chigumba, seperti diwartakan AFP.

TERPILIH KEMBALI – Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa saat menghadiri kampanye partai Zanu PF di stadion kota Bulawayo, Sabtu 23 Juni 2018. photo afp/kareba.id/2018

Mnangagwa membutuhkan lebih dari 50 persen untuk mengamankan kemenangan tanpa harus ada putaran kedua.Seperti diketahui, situasi negara dihadapkan pada reaksi publik terhadap hasil pemilu yang telah menimbulkan bentrokan. Mereka menuding adanya kecurangan dalam pemilu. Sebanyak enam orang tewas pada Rabu 1 Agustus 2018, ketika pasukan melepaskan tembakan ke arah demonstran dari partai MDC. Pengamat pemilu dari Negara Persemakmuran mengecam penggunaan kekuatan yang berlebihan terhadap warga sipil tak bersenjata.

Setelah dinyatakan Mnangagwa dinyatakan menang, juru bicara partai MDC Morgan Komichi mengatakan partainya menolak hasil pemilu. “Kami akan bawa ini ke pengadilan,” katanya. Pemilu Zimbabwe yang digelar pada Senin lalu bertujuan untuk menyongsong era baru setelah bebas dari penindasan diktator Robert Mugabe. Dengan begitu, Zimbabwe dapat terbebas dari isolasi internasional dan menarik investasi asing untuk menghidupkan kembali ekonomi yang hancur. Mnangagwa telah menjanjikan pemungutan suara yang bebas dan adil, setelah militer mengantarnya berkuasa saat Mugabe dipaksa mengundurkan diri pada November lalu.
Dalam Pemilu Dalam pemilihan parlemen, yang juga diadakan pada Senin lalu, partai ZANU-PF menang dengan mudah. “Itu berarti penderitaan kami akan terus berlanjut,” Emion Chitsate, seorang penjaga keamanan di pusat perbelanjaan di distrik Waterfalls di Harare. “Ini adalah ZANU-PF yang sama yang membawa kita ke tempat kita berada saat ini,” ucapnya. kompas/kareba.id/2108

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: