Take a fresh look at your lifestyle.

OPERASI TINOMBALA POSO DI PERPANJANG

537

PALU, KAREBA.id | Terkait masih adanya buronan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus teroris Poso yakni sejumlah anggota Mujahidin Indonesi Timur (MIT), operasi Tinombala diperpanjang hingga 90 hari kedepan.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah sebagai penanggungjawab operasi Tinombala, Brigadir Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi mengatakan hal itu kepada sejumalah Wartawan di Aula Rupatama Mapolda Sulteng, Rabu 21 Desember 2016.

“Operasi Tinombala dilanjutkan dengan target mencari 9 DPO anggota MIT. Personil yang ada akan terus melakukan pengejaran kepada kelompok bersenjata itu. Dalam waktu dekat kami bersama rekan-rekan dari TNI akan mengubah strategi,” katanya menegaskan.

Menurut Jenderal bintang satu di kepolisian Sulteng itu, operasi tersebut akan berakhir jika seluruh DPO anggota MIT itu tertangkap sehingga tidak ada lagi gerakan sipil bersenjata di Poso.

Dia mengakui, perpanjangan operasi itu tidak terkait dengan insiden tertembaknya anggota satgas Tinombala di Marana kecamatan Poso Pesisir Utara yang mengakibtakan gugurnya satu anggota Nangala 8 yakni Pratu Yusuf Baharudin dan terlukanya Praka Imam Hanafi.

Operasi Tinombala sedininya berakhir pada 3 Januari mendatang, karena sejumlah pertimbangan dan evaluasi serta belum tuntasnya target mengejar dan menangkap sisa DPO itu, sehingga operasi menumpas kelompok sipil bersejata di Poso itu diperpanjang. OLAGONDRONK/KAREBA.id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: