Take a fresh look at your lifestyle.

Pakistan Tembak Jatuh 2 Jet Tempur India

414

Islamabad – KAREBA. ID| Pakistan mengumumkan telah menjatuhkan dua jet tempur India dalam konflik yang berlangsung hampir dua pekan itu. Juru bicara militer Mayor Jenderal Asif Ghafoor dalam twit mengatakan AU Pakistan menumbangkan dua jet tempur itu di wilayah sendiri.

Dilaporkan BBC Rabu,27 Februari 2019, satu jet tempur jatuh di Kashmir wilayah Pakistan. Sementara satu pesawat jatuh di wilayah India.

“Satu pilot ditangkap oleh pasukan darat sementara dua lagi masih ada di area sekitar,” lanjut Ghafoor tanpa menjabarkan lebih lanjut dilansir AFP.

Pernyataan Ghafoor terjadi setelah sumber di India menyatakan jet tempur Pakistan telah melanggar wilayah udara terhadap kawasan Kashmir sisi India.

The Press Trust of India memberitakan jet tempur Pakistan itu melintasi Poonch dan Nowshera, dua lokasi yang masuk wilayah India. “Pesawat tempur mereka (Pakistan) sempat melintas sebentar namun angkatan udara kami berhasil mendesak mereka mundur,” klaim sumber tersebut. Berada di Garis Depan (LoC) dua negara, Pakistan sempat menjatuhkan bom dan belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.

Kementerian Luar Negeri Pakistan membenarkan jet tempur mereka melaksanakan serangan udara di garis perbatasan de facto itu. Dalam keterangan resmi Kemenlu Pakistan, jet tempur mereka menyerang target non-militer dan berusaha menghindarkan korban tambahan. Serangan udara di perbatasan kedua negara merupakan peristiwa pertama sejak Pakistan dan India berperang kali terakhir pada 1971.

Ketegangan dua negara terjadi setelah insiden bom bunuh diri di Kashmir pada 14 Februari yang membunuh setidaknya 40 paramiliter India. New Delhi kemudian mengutus jet tempur melewati zona udara Pakistan untuk menyerang Jaish-e-Mohammad, kelompok yang mengklaim serangan 14 Febuari. India sempat mengklaim serangan udara di Balakot itu menewaskan banyak anggota Jaish-e-Mohammad yang langsung dibantah Islamabad. Melalui Ghafoor, Pakistan mengancam bakal memberi balasan “mengejutkan”, termasuk mendiskusikan penggunaan senjata nuklir. kompascom/kareba.id/2019

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: