Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Dukung Kegiatan Pemuda Untuk Mewujudkan Toleransi 

240

Palupi-Palu, KAREBA. ID | Ikatan Qori-Qoriah dan Hafidz-Hafidzah (Ipqah) Kota Palu menggelar dzikir dan shalawatan di masjid Al Hidayah, Palupi Selasa 3 Maret 2020. Pemerintah kota Palu yang diundang oleh pihak penyelenggara lansgung dihadiri Wali kota Drs. Hidayat, M.Si bersama Sekretaris Daerah kota , H. Asri, SH.

 

Dzikir dan Shalawatan yang kedua kalinya dilaksanakan di tahun 2020 tersebut, dipimpin langsung salah seorang Pengurus Ipqah yakni Moh. Ridho Lasimpara dan Dr. H. Muhtadin Dg. Mustafa, M.H.I selaku pembawa hikmah. 

Pemerintah Kota Palu sangat mendukung kegiatan positif pemuda untuk mewujudkan nilai-nilai toleransi di masyrakat.

Wali kota Hidayat menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Remaja Islam Masjid (Risma) yang sudah melahirkan 8 angkatan.

“Saya kira sekarang sudah 8 angkatan kita laksanakan PKD Risma. InsyaAllah tahun ini kita laksanakan hingga 15 angkatan,” katanya.

Menurutnyadzikir dan shalawatan yang digagas oleh GP Ansor ini sejalan dengan pokok-pokok pikiran dari tema pembangunan kota Palu yakni “Palu Kota Jasa Berbudaya dan Beradat Dilandasi Iman dan Taqwa.”

Hidayat berharap anak-anak di kota Palu minimal bisa membaca dan menulis Al-Qur’an serta para generasi kedepan menjadi generasi paripurna yang memiliki kecerdasan intelektual yang baik serta kecerdasan emosional dan spiritual yang baik.

Dia menambahkan, tahun ini pihaknya telah menaikkan anggaran untuk program Masintuvu dan Morambanga di masing-masing kelurahan dan kecamatan dari Rp. 30 juta menjadi Rp. 40 juta per kelurahan.

Dana tersebut, katanya dapat dimanfaatkan para pemuda baik Karang Taruna, Risma, Pemuda Gereja, Pemuda Hindu, dan lainnya untuk melaksanakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di wilayahnya masing-masing.

“Jangan cuma satu lomba yang diadakan, tp buat lebih dari satu jenis lomba. Buat lomba yang bikin orang senang dan bahagia,” katanya.

Kegiatan itu ia harapkan para pemuda akan saling kenal, sehingga terwujudlah nilai toleransi, kekeluargaan, dan kegotongroyongan.

“Kalau tiga nilai ini bisa kita bangun, InsyaAllah daerah kita akan aman. Tidak ada lagi konflik-konflik antar daerah seperti yang terjadi beberapa tahun lalu di kota Palu,” tandasnya.

Turut hadir dalam dzikir dan shalawatan ini yakni para asisten di sekretariat daerah kota Palu serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah kota Palu. zmn/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: