Take a fresh look at your lifestyle.

Pemkot Palu Backup Arkom Bangun Pemukiman di Mamboro Barat

249

Mamboro Barat-Palu, KAREBA. ID | Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si didampingi Kepala Dinas PU kota Palu, Iskandar Arsyad menghadiri peletakan batu pertama pembangunan kawasan pemukiman di kelurahan Mamboro Barat, Rabu, 05 Februari 2020.

Pemukiman tersebut merupakan sumbangsih Arsitek Komunitas Indonesia (Arkom Palu), dengan membangun teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang tahan gempa dan ramah lingkungan bagi masyrakat pesisir.

Koordinator Arkom Palu, Yuli Kusworo mengatakan sejak September 2019 pihaknya telah membangun 5 unit rumah panggung Risha percontohan, sehingga hari ini, Rabu 5 Februari 2020,  tahap pertama akan dibangun sebanyak 12 unit.

“Arkom Palu menggunakan skema Relokasi Mandiri untuk memenuhi hak warga pesisir atas lahan pemukiman yang terjangkau. Model ini merupakan alternatif dari skema rekonstruksi Ex Situ, dimana warga secara berkelompok menentukan dan menyediakan sendiri lahan pemukiman di luar zona merah sekitar 400 meter dari pesisir,” terangnya.

Ditambahkannya, Arkom Palu sedang menyiapkan skema relokasi mandiri kelompok tahap kedua untuk sekitar 24 kepala keluarga warga Mamboro Barat dilokasi yang sama. Lahan tersebut akan menjadi kawasan pemukiman baru yang memerlukan pembangunan infrastruktur, terutama jalan, drainase, air bersih, dan penerangan dari Pemerintah kota.

Disela-sela peletakan batu pertama pembangunan pemukiman itu, Wali Kota Hidayat menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Arkom Palu atas nama Pemerintah dan masyarakat kota Palu terkait upaya bersinergi membantu pemukiman relokasi mandiri – ex situ kompleks kelurahan Mamboro Barat. Menurutnya,kualitas konstruksi bahan bangunan yang notabene merupakan produk masyarakat kota Palu dari kelurahan Layana Indah yang akan digunakan Arkom Palu, sangat bagus untuk dijadikan rujukan pembangunan rumah panggung lainnya.

“Kita rekomendasikan ke kementerian PUPR RI menggunakan hasil karya masyarakat tersebut, supaya ada pendapatan masyarakat. Sekitar 230 rumah akan dibangun PUPR di Duyu, saya minta masyarakat manfaatkan itu,” pintanya.

Hidayat menjelaskan bahwa Pemkot  Palu telah membangun kesepakatan dengan Kementerian PUPR RI mengenai adanya masyarakat yang terkena musibah bencana yang memiliki lahan dan terkendala dengan pembangunan rumah tinggalnya, yang memenuhi syarat antara lain harus memiliki akses jalan, listrik, dan air.

Hidayat juga meminta Kadis PU kota Palu agar tahun ini juga mengaspal jalan di sekitaran  kawasan pemukiman kelurahan Mamboro, kecamatan Palu Utara tersebut. zmn/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: