Take a fresh look at your lifestyle.

PEMKOT SIAPKAN POSKO GANGGUAN JIWA DAN NARKOBA DI PUSKESMAS

266

PALU, KAREBA.id | Pemerintah Kota Palu (Pemkot) mengantisipasi kian berkembangnya Narkoba di kota ini dengan mendirikan posko Siaga konsultasi bagi masyarakat yang memiliki masalah dengan narkoba.

Gebrakan baru Pemkot ini, oleh Walikota Drs Hidayat Msi menjelaskan, merupakan bentuk kebijakannya dibidang kesehatan untuk memberikan layanan prima bagi mereka, terutama bagi pengguna narkoba di kota ini yang kian marak.

Menurutnya, bagi mereka yang sudah terlanjur memakai narkoba untuk segera menemui petugas yang ada di posko dihampir semua puskesmas diwilayah kerja pemkot Palu, sehingga dapat dilakukan rehabilitasi dan tidak terjerumus lagi untuk memakai obat-obatan berbahaya itu.

“Bagi mereka yang datang berkonsultasi, akan dirahasiakan data priadinya. Pemkot akan berusaha memberikan konsultasi dan pengobatan bagi mereka secara gratis,” tegas Hidayat.

Posko pelayanan konsultasi jiwa dan narkoba itu tersebar disemua puskesmas dilingkup pemkot Palu dengan penanganan dokter yang profesional.

Pelaksana Tugas Harian Kepala Puskesmas Bulili Susanti, SKM membenarkan adanya posko siaga konsultasi gangguan jiwa dan narkoba. Diwilayah kerjanya posko itu terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Dia mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kota Palu dalam hal ini Walikota Drs Hidayat Msi. Dia berharap Walikota bisa lebih tegas mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) tentang upaya menanggulangi berkembangnya bahaya narkoba itu.

“Secara  pribadi dan institusi sangat mendukung kebijakan Walikota ini. Dan berharap bisa lebih tegas dengan diterbitkannya Perwali tentang bahaya Narkoba,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya di puskesmas Bulili telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dengan langsung melakukan sosialisaasi di masyarakat. Harapnnya, masyarakat bisa datang secepatnya menemui petugas yang di posko, terutama mereka yang terlibat dengan narkoba.

“Kerahasian data pribadi pasien akan kami jamin terjaga. Karena tujuannya untuk memberi pembinaan dan pengobatan secara gratis,” tegas Susanti.

Ia meminta kepada masyarakat untuk berbondong-bondong mendatangi petugas di posko yang tersebar di puskesmas untuk berkonsultasi dan akan diberi konsultasi dan pengobatan gratis oleh pemerintah.

Posko siaga gangguan jiwa dan narkoba ini merupakan satgas yang terbentuk kerjasama pemkot Palu, Kementrian Kesehatan RI dan  Badan Narkotika Nasional. OLAGONDRONK/KAREBA.id/2017

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: