Take a fresh look at your lifestyle.

Potret Kehidupan Suku Bajo

5 Foto Raih Photo Contest TIOF 2018

676

PULAU PAPAN, TOJO UNAUNA-KAREBA.ID | Puluhan fotografer di Sulawesi Tengah mengambil bagian dalam Togean International Oceanic Festival (TIOF) 2018 yang dihelat 7-11 Agustus lalu di Pulau Papan, Kepulauan Togian kabupaten Tojo Unauna.

Para pemburu moment itu, mengabadikan sisi kehiduapan suku Bajo di Kabalutan selama kurang lebih dua hari. Berbagai sudut pandang, mereka rekam melalui berbagai jenis kamera. Suku Bajo yang mendiami desa Kabalutan sejak 7 hingga 8 Agustus menjadi obyek para fotografer.

Lomba yang lebih difokuskan dengan hasil jempretan ala jurnalis photo tersebut berisikan sejumlah keseharian masyarakat Bajo di Kabalutan. Mulai mereka bangun pagi hingga kembali beristrahat di malam hari.

Masyarakat di Kabalutan menerima dan merasa berbangga atas kedatangan para fotogarafer itu yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan TIOF 2018.

“Kami suka dengan kedatangan tamu-tamu ini,” sebut Ketua BPD Kabalutan yang mempersilahkan salah satu rumahnya tempat menginapnya fotografer dari Jakarta dan Palu.

Sekitar Seratusan  hasil foto yang diserahkan oleh Dua Puluhan peserta dengan masing-masing menyerahkan maksimal 5 frame foto, akhirnya dilakukan penilaian oleh juri yakni Olagondronk dari Kota Palu yang berprofesi sebagai Photojournalist dibeberapa kantor berita dan media online serta Travel Photograph, Irdiyan Yanuar asal Jakarta, seorang ahli artistik dan photographer lepas serta Kukuh Sukmana seorang photojournalist dari Jakarta, selama kurang lebih 2 hari.

Dari pengamatan dan penjurian yang begitu ketat, ketiga juri hanya dibolehkan memilih 3 pemenang. Namun, atas keputusan final ketiga juri, 2 kategori penghargaan diberikan juri kepada dua fotografer yang ikut serta dalam kompetisi foto tersebut.

“Semua hasil karya para fotografer peserta, baik dan memuaskan. Namun sayang, kami hanya diberikan mandat memilih tiga untuk pemenang,” kata Adang Irdiyan Yanuar menguraikan.

Akan tetapi, Kukuh Sukmana menambahkan, atas kesepakatan ketiga juri yang diketuai Olagondronk, kami memilih dua foto tambahan sebagai kategori penghargaan dari juri.

“Sulit, namun kami harus memilih tiga foto dan dua tambahan dari penghargaan juri. Foto-foto mengenai aktifitas suku Bajo di Kabalutan itu bagus-bagus,” katanya memuji para peserta.

Kedepannya, menurut juri photo contest, Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna dan pelaksana TIOF lebih memperhatikan penghargaan karya para fotografer itu.

“Hasil karya mereka itu khan akan dijadikan publikasi pemerintah dan pelaksana TIOF untuk kepentingan pariwisata kepulauan Togian kedepannya,” pinta mereka. zainuddinmn/kareba.id/2018

Hasil Photo Contest TIOF 2018
–      Pemenang I, Eva Friana, judul foto : Petani Rumput Laut
–      Pemenang II, Basri Marzuki, judul foto : Bahagia Kami di Laut
–      Pemenang II, Akbar Safari, judul foto : Bermain..Bermain…dan Bermain
–      Penghargaan I, Budi Antoro, judul foto : Keceriaan Anak-anak suku Bajo
–      Penghargaan II, Lucky Arie, judul foto : Proses Pembuatan Kajang (Atap)
photo terbaik I
photo terbaik II
photo terbaik III
photo penghargaan II
photo penghargaan I

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: