Take a fresh look at your lifestyle.

SAMPAH MENUMPUK, PEDAGANG MENGELUH

321

PALU, KAREBA.id – Tumpukan sampah disejumlah tempat sekitar pasar Manonda kecamatan Palu Barat Kota Palu menjadi pemandangan setiap. Sampah yang berserakan tak kunjung diangkut oleh armada dinas kebersihan yang bertugas. Sehingga pedagan sekitar dan pembeli terganggu dengan aroma bau busuk itu.

Sejumlah pedagang yang berada didekat Tempat Pembuangan Sampah (TPS)sementara mengeluh, karena bau busuk itu membuat enggan pembeli mendekati dagangan mereka.

Hj. Nuraini(47) misalnya, wanita yang sehari-harinya berjualan pakaian mengatakan, dagangannya engga didekati pembeli sehingga merugi karena modal tak kunjung kembali. “Bagaimana tdiak mau rugi, pembeli tidak mau mendekat kemari karena bau sampah itu,” katanya sambal menunjuk tumpukan sampah siang tadi yang belum diangkat.

Ia juga menambahkan, bingun harus mengadu kesiapa tentang persoalan sampah itu. Karena sejak dulu begitu saja pemandangan disana. Padahal, baru-baru ini ada penertiban, namun soal sampah belum diperhatikan betul. “Kami sudah memberi tahu kordinator pasar, namun tidak ada tanggapan, karena kalau terus menerus sampah menumpuk didekat dagangan kami,  sudah pasti lama-lama kami akan gulung tikar karena pembeli tidak ada,” keluhnya.

Senada dengan Nuraini, Siti(52)membenarkan pemandangan sampah itu yang kurang diperhatikan dari petugas. Kadang menurutnya,sampah it uterus menumpuk dan menimbulkan bau yang busuk karena sampah kering dan basah bercampur.

Mereka berharap, pemerintah dalam hal ini petugas kebersihan dapat mendengar keluh kesah mereka, sehingga sampah-sampah yang ada disekitar pasar yang menumpuk tidak lagi menjadi pemandangan sehari-hari mereka, dan sudah tentu pembeli tidak terganggu jika hendak melewati dagangan mereka.”semoga nanti sampah-sampah itu tidak lagi menumpuk, dan pedagang lain tidak membuang sampah sembarang,” pintanya. ENHAL LOISA /KAREBA. id/2016

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: