Take a fresh look at your lifestyle.

SSB Asal Parimo dan Banggai Wakili Sulteng ke Putaran Regional Danone Nations Cup 2020

284

Palu – KAREBA.ID I SSB Sausu Raya asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan SSB CJS Luwuk dari Kabupaten Banggai berhasil mengukuhkan diri untuk melaju ke putaran regional Danone Nations Cup (DNC) 2020 di Makassar.

Mereka berhasil lolos setelah menyisihkan 26 SSB se-Sulteng pada gelaran Danone Cup seri Sulteng di Lapangan Nunu, Sabtu (29/2) hingga Minggu (1/3).

Pelatih SSB CJS Luwuk Adhi Lambesia mengaku sudah menargetkan timnya untuk lolos ke regional Danone di Makassar.

“Tiga bulan sebelumnya kami sudah menyiapkan tim ini, karena kami targetkan untuk lolos ke regional Makassar,” aku Adhi.

Diakui pula, kesuksesan tim ini berkat dukungan dan kerjasama official tim dan para pemain yang berjuang untuk tim. Dan tentunya dukungan dari pemda Banggai.

Sementara, pelatih SSB Sausu Raya, Ibrahim mengatakan keberhasilan timnya tampil sebagai yang terbaik di wilayah Sulteng, tidak terlepas dari sikap disiplin tinggi yang diperlihatkan para pemain sepanjang penyisihan hingga babak final.

Dirinya juga bersyukur karena segala yang diinstrusikan ternyata mampu dijalankan secara maksimal oleh setiap pemain. Selain itu ada motivasi kepada anak-anak itu, yakni impian bisa melenggang ke level nasional bahkan dunia.

Ketua Asosiasi SSB Kota Palu, Farden Saino sangat mengapresiasi dan berpesan kepada para pemain agar dalam bertanding tetap menjunjung tinggi sportivitas, serta pihaknya menaruh harapan para pemain dapat mempersembahkan hasil yang dapat mengharumkan nama daerah.

“Kejuaraan ini juga dapat mengasah kemampuan sejak dini, agar kedepan persepakbolaan di Sulteng bisa lebih maju lagi,” ujar Farden, saat menutup Danone Cup seri Sulteng, Minggu, 1 Maret 2020.

Anggota Dewan Kota Palu ini berharap kedepannya agar digelar berbagai kompetisi sepak bola secara kontinyu dan konsisten untuk mencari bibit pemain berbakat dalam rangka menyiapkan tim sepak bola yang tangguh.

“Selama ini kan persepkbolaan di Sulteng mati suri, jadi mari kita bangkitkan kembali dengan menggelar sepak bola agar para pemain bisa mengembangkan bakat yang dimiliki,” tandasnya.

DNC merupakan festival akbar sepak bola anak usia 10-12 tahun terbesar di dunia, bahkan sudah diakui sebagai Piala Dunia sepak bola untuk anak-anak oleh FIFA.

Dengan menjunjung tinggi empat nilai utama yakni keterbukaan, keikutsertaan, sportivitas, dan kegembiraan, diperkirakan sekitar 2,3 juta anak atau 20 ribu tim dari 32 negara di dunia akan berpartisipasi, termasuk dari Indonesia. (Ikhsan/Kareba.id/2020).***

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: