Take a fresh look at your lifestyle.

SULTENG AKAN JADI EMBARKASI ANTARA

500

PALU, KAREBA.id | Calon Jamaah Haji (CJH) Sulawesi Tengah yang ada di 13 kabupaten/kota akan dimudahkan untuk mengurus administrasi keberangkatannya ke tanah suci guna melaksanakan haji. Pasalnya, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng Tengah bekerjasama Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk menjadikan daerah ini sebagai Embarkasi Antara.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng H Abdullah Latopada mengatakan, jika Kota Palu, Provinsi Sulteng akan menjadi embarkasi antara pada musim haji tahun depan, Saat ini pihaknya tengah mengupayakan rencana itu. Melalui beberapa kali pertemuan ditingkat wilayah maupun Pusat, segala ketentuan dan syarat untuk bisa berubah menjadi embarkasi antara tengah diselesaikan.

“Ia kabar itu memang benar. Kami lagi menyusun beberapa administrasi untuk menjadikan daerah kita sebagai embarkasi antara di tahun 2017 mendatang,” terang kakanwil.

Dia juga membenarkan, jika rencana itu mendapat respon positif dari Gubernur Sulteng Drs. H Longki Djanggola dan Walikota Drs. Hidayat Msi. Buktinya, gubernur Longki terus memberikan saran dan bantuan seperti memerintahkan Biro Kesejahteraan Masyarakat kantor Gubernur Sulteng untuk segera menyahuti dan bekerjasama dengan Kemenag terkait rencana tersebut.

“Kami sudah studi ke embarkasi Lampung atas saran dan bantuan gubernur. Juga sudah bertemua Walikota Hidayat dan mengatakan rencana embarkasi antara itu, beliau sangat respo,” beber Abdullah.

Embarkasi antara daerah ini, akan memudahkan CJH kita dalam melaksanakan haji mulai tahun depan. Jika itu akan terlaksana, CJH kita bisa mengurus sendiri administrasi disini seperti pengurusan Imigrasi, Kesehatan dan beberapa urusan adminstrasi lagi termasuk penerbangan saat berangkat haji, yang sebelumnya masih diurus embarkasi Balikpapan.

“Jamaah haji kita hanya transit saja di Balikpapan kalau berangkat haji nanti, tidak lagi menginap di asrama haji disana,” terang Abdullah.

Untuk mempersiapkan diri menjadi embarkasi antara, asrama haji oleh Kemenag Sulteng akan ditambah fasilitasnya setara dengan hotel untuk memberikan kenyamanan bagi CJH.

Terkait biaya domestik haji yang selama ini dibebankan kepada calon Jemaah haji,  Abdullah Latopada juga menegaskan jika mulai musim haji tahun depan, biaya domestik haji tersebut ditiadakan. Hal itu juga atas bantuan dari Gubernur Sulteng yang menganggap biaya itu lebih baiknya ditanggung oleh pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi seluruh CJH kita. OLAGONDRONK/KAREBA.id/2016.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: