Take a fresh look at your lifestyle.

Wali Kota Hidayat Bagikan Bantuan Usaha 26 Kelompok

Tahun ini, Disiapkan 10 Milyar Untuk Kelompok Usaha Produktif

374

Palu, KAREBA. ID | Wali kota Palu, Bpk. Drs. Hidayat, M.Si didampingi Kadis Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja kota Palu, Bpk. Setyo Susanto menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan usaha bagi kelompok usaha produktif pada Rabu, 15 Januari 2020.

Sebanyak 26 kelompok usaha diserahkan bantuan secara simbolis di Ruang Rapat Bantaya kantor Wali kota Palu.

“Bantuan peralatan usaha ini merupakan realisasi program kita pada misi ketiga yakni ‘Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri Berbasis Iptek bagi Kemandirian Ekonomi Kerakyatan’ sekaligus hibah peduli bencana tahun anggaran 2019,” kata Setyo.

Wali kota Hidayat menyatakan program tersebut sudah lama diupayakan sejak tahun 2017 silam dan sudah  berulang kali menginstruksikan setiap lurah untuk membentuk kelompok usaha maksimal 5 orang setiap kelompok.

“Inilah keterbatasan kita. Sudah lama saya pribadi sampaikan kepada seluruh komponen birokrasi khususnya para lurah untuk mebentuk kelompok-kelompok tersebut, akan tetapi belum semuanya sesuai harapan. Akhirnya kami turun sendiri mencari kelompok-kelompok usaha ini,” Tegas Hidayat.

Menurutnya, dengan diberikannya bantuan alat usaha ini, pihaknya ingin membangun ekonomi mikro kerakyatan yang menjadi ketahanan ekonomi masyarakat Indonesia khususnya kota Palu.

Dia mengatakan untuk tahun anggaran 2020 sendiri, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp. 10 Miliar untuk pengadaan peralatan usaha kembali bagi setiap kelompok usaha sekaligus dengan bahan bakunya.

“Tolong dimanfaatkan betul alat-alat ini. Mohon dilaporkan jika ada alat yang tidak bagus. Saya tidak mau alat-alat imitasi yang kita gunakan. Kalau ada yang tidak baik, kasih tau, kita akan kembalikan,”  kata Wali Kota menegaskan.

Pemerintah Kota Palu masih menerima proposal pembentukan kelompok usaha untuk tahun anggaran tahun 2021, karena dirinya ingin betul-betul mendorong jalannya ekonomi kerakyatan tersebut.

Sebagai mendukung penjualan produk dari kelompok usaha tersebut, katanya Pemkot Palu akan merehab total Pasar Bambaru, kelurahan Ujuna sebagai sentra oleh-oleh khas kota Palu.

“Kita rehab total, silahkan nantinya berjualan disana dan gratis. Untuk lantai satu penjualnya tetap baik penjual emas, pakaian, dan lainnya. Nah untuk lantai dua inilah kita manfaatkan untuk UMKM menjual produknya, dan lantai paling atas kita manfaatkan untuk Food Court,” urainya.

Hidayat mengimbau agar para lurah turut memantau jalannya kegiatan para kelompok usaha ini, sehingga masalah-masalah yang ada di lapangan nantinya cepat diatasi.zmn/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: