Take a fresh look at your lifestyle.

Wali Kota Hidayat Lepas Purnabakti ASN Pendidik

186

Palu, KAREBA. ID | Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si hadiri Pelepasan Purnabakti Pengawas, Kepala Sekolah, Guru UPTD Wilayah III kecamatan Palu Selatan – Tatanga Rabu, 15 Januari 2020.

Kegiatan yang digelar di Gedung Kantor Koperasi Simpatik Palu tersebut juga dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan kota Palu, Ansyar Sutiadi dan Kadis Perpustakaan dan Pengarsipan kota Palu, Presly Tampubolon.

Wali Kota Palu Drs Hidayat MSi memberikan tanda pengharagaan kepada 28 ASN yang terdiri dari Guru, Kepala Sekolah dan pengawas dilingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Palu, di Gedung Kantor Koperasi Simpatik Palu, Rabu 15 Januari 2020. Hidayat mengucapkan termina kasih atas pengabdian para pendidik tersebut. photo: humaspemkotpalu untuk kareba.id/2020

Wali kota Hidayat mengucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdian kepada para Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru yang telah berhasil mencapai masa purnabakti atau pensiun dari ASN lingkup Pemerintah kota Palu.

“Tidak gampang mencapai masa purnabakti, selalu ada jalan persimpangan, jika kita melakukan kesalahan, penjara kita. Kita bersyukur ASN kita dijajaran Pemkot Palu sebanyak 28 orang ini mencapai masa pensiun,” terang Hidayat.

Menurutnya, tradisi pelepasan purnabakti ini sangatlah bagus, karena menjadi penghargaan bagi para pengawas, kepala sekolah, maupun guru yang memasuki masa pensiunnya, selain itu juga menjadi ajang silaturahmi antar para guru dilingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Palu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali kota juga mengingatkan agar para guru dan pensiunan tidak terpengaruh dengan orang yang pintar bicara, namun tidak paham mengenai proses terkait pencairan dana stimulan.

“Sudah ada 352 orang yang sudah kita rekrut menjadi tim pendamping. Merekalah yang akan turun ke lapangan tugasnya membuat RKA belanja rumah rusak berat, setelah mereka susun, diperlihatkan kepada pemilik rumah untuk disetujui dan ditandatangan yang diketahui oleh Lurah setempat. Kemudian data dikirim ke BPBD yang akan mengkroscek persyaratannya. Setelah dicek, langsung ke Keuangan dan ke Bank Sulteng, lalu dikirim langsung ke rekening yang bersangkutan,” papar Wali Kota.

Wali kota menyatakan RKA yang telah disusun itulah menjadi bukti pertanggungjawaban Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat. Sementara untuk stimulan rumah rusak ringan dan sedang, masyarakat dapat langsung mengambil uangnya tanpa ada pendampingan dari Tim Pendampingan Pembangunan Perumahan (TP4).

“Walaupun masyarakat sudah memperbaiki rumahnya, mereka tetap dikasih,” sebut Hidayat.

Dalam sambutannya, Hidayat juga mengajak para kepala sekolah dan guru maupun para pensiunan agar bersama-sama memperbaiki citra kota Palu di mata internasional, nasional, maupun lokal lantaran video-video editan yang beredar pascabencana tanggal 28 September 2018 silam.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, Palu dihujat dunia, bahkan ada yang bilang Palu bejat moralnya. Saya tekankan itu bukan di Palu. Peristiwa bencana itu, betul-betul kami ada di Pantai dan tidak ada kegiatan seperti yang ada di dalam video,” katanya menutup. olagondronk/kareba.id/2020

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: