Take a fresh look at your lifestyle.

Wali Kota Minta Semua Pihak Bantu Korban Bencana

416

Palu, KAREBA. ID | Pasca bencana 28 September 2018 lalu, dan telah melalui beberapa tahapan pemulihan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali mengavaluasi sejumlah tindakan dan progresyang telah dilakukan.

Wali Kota Palu Drs. Hidayat, M.Si didampingi Sekretaris Daerah kota Palu, Asri L. Sawayah SH, Kepala BPBD kota Palu, Presly Tampubolon, dan Kepala Bappeda kota Palu, Arfan memimpin jalannya rapat resmi untuk mendengar sejumlah laporan terkait pelaksanaan masa transisi pasca bencana.

Rapat yang dihadiri para pimpinan OPD terkait, Camat, Lurah se-kota Palu, serta para perwakilan organisasi dan Clusterpenanganan bencana tersebut membahas tentang percepatan penempatan penyintas ke dalam Hunian Sementara (Huntara) di seluruh wilayah kota Palu.

Wali Kota mengarahkan, sekitar 50 persen masyarakat yang terdampak parah bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi, belum tinggal di huntara yang telah dibangun. Hal ini, katanya berdasarkan laporan terakhir yang masuk ke dirinya.

“Masih ada sekitar stengah dari 40 an ribu penyintas belum tinggal dalam huntara,” terangnya.

http://kareba.id/dana-santunan-dan-stimulan-belum-cair-dari-pusat/

Menurutnya, keadaan tersebut menjadi keprihatinan bagi pemkot Palu. Apalagi, bulan depan akan memasuki bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah.

Padahal, katanya paling lama masyarakat tinggal di tenda-tenda pengungsian, seharusnya sekitar 3-4 bulan, namun saat ini sudah hampir memasuki bulan ke 7.

Olehnya, Wali Kota Hidayat meminta perhatian lebih dari para pimpinan OPD, Camat, maupun Lurah se-kota Palu atas masalah tersebut.

Karena sudah dipastikan, tenda-tenda yang ditinggali para masyarakat  sudah ada yang robek dan tidak layak pakai lagi.

Hidayat menjabarkan beberapa masalah terkait Huntara yang dilaporkan oleh sejumlah Lurah, diantaranya yakni beberapa fasilitas yang belum lengkap seperti listrik dan airnya. Adapula, katanya huntara yang sudah memiliki listrik dan air, namun memiliki kendala lain.

“Mari kita bekerja sebagai tim untuk meminimalisasi masalah di huntara, biar masyarakat tidak bertambah traumanya,” pinta Hidayat kepada semua pihak terkait. olagondronk/kareba.id/2019

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublish

%d blogger menyukai ini: