DAWOS, KAREBA — Presiden Prabowo Subianto deklarasikan pemberantasan kemiskinan ekstrem sebagai misi hidupnya di World Economic Forum (WEF) 2026 Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Prabowo targetkan hapus kemiskinan ekstrem dalam empat tahun ke depan sambil turunkan kemiskinan keseluruhan. Ia sampaikan pidato ini hadapan pemimpin dunia dan investor global.
Presiden Prabowo ungkapkan kemiskinan ekstrem Indonesia capai titik terendah sejarah. Badan Pusat Statistik (BPS) catat 2,38 juta orang miskin ekstrem per Maret 2025, turun dari 3,56 juta tahun sebelumnya. Data BPS ini sejalan dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 soal pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Saya bertekad dalam empat tahun ke depan kita akan memberantas kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka kemiskinan secara keseluruhan. Itulah misi hidup saya. Itulah misi saya di sisa hidup saya,” kata Presiden Prabowo Subianto, Presiden RI, pada Kamis. Sementara itu, ia tekankan filosofi kepemimpinan sederhana dari sesepuhnya.
“Tugas seorang pemimpin sangat sederhana. Jika kamu ingin menjadi pemimpin negeri ini, kamu harus bekerja agar si miskin dan si lemah bisa tersenyum dan tertawa,” tambahnya.
Prabowo soroti putus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Pemerintah bangun 166 sekolah berasrama gratis untuk anak keluarga termiskin dari desil terbawah. Ia targetkan total 500 sekolah semacam itu, plus renovasi 60.000 sekolah dan bangun 1.000 sekolah terpadu modern.
“Biasanya anak petani miskin akan menjadi petani miskin. Anak pemulung akan menjadi pemulung. Saya bertekad memutus lingkaran ini,” tegasnya.
Selain pendidikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) capai 59,8 juta porsi per hari untuk anak sekolah, ibu hamil, dan lansia. Target 2026 naik jadi 82,9 juta porsi per hari, dengan jangkauan seluruh desa per Desember 2026. Program ini mulai Januari 2025 dan kini layani 55 juta jiwa.
Pemeriksaan kesehatan gratis juga jadi andalan. Sebanyak 70 juta warga Indonesia nikmati layanan ini setiap tahun untuk deteksi dini penyakit. Prabowo sebut program ini hemat miliaran dolar jangka panjang dan akan perluas ke seluruh anak serta dewasa.
“Ini bukan program populis. Ini program rasional untuk menghemat anggaran,” ujarnya.
Kehadiran Prabowo di WEF 2026 tandai kembalinya Indonesia ke forum bergengsi ini setelah lebih satu dekade. Ia juga kenalkan Danantara, sovereign wealth fund dengan aset kelolaan Rp1.000 triliun lebih, untuk dorong investasi berkelanjutan.
Meskipun begitu, Prabowo tekankan pemberantasan korupsi, manipulasi, dan penyalahgunaan kekuasaan sebagai syarat utama. Pidato ini sambut tepuk tangan meriah dari audiens internasional.*/LIA