NEW YORK,  — KAREBA laporkan Sergey Brin, pendiri Google, naik ke peringkat orang terkaya ketiga dunia versi Forbes pada Senin. Ia kalahkan Jeff Bezos dan Larry Ellison setelah kapitalisasi pasar Alphabet tembus $4 triliun. Saham Alphabet melonjak 65% sepanjang 2025 dan tambah 6% awal 2026.

Forbes catat Brin miliki sekitar 6% saham Alphabet senilai puluhan miliar dolar. Ia kini hanya kalah dari Elon Musk dan rekan pendirinya Larry Page. Pergeseran ini terjadi saat Alphabet gabung klub $4 triliun bareng Nvidia, Microsoft, dan Apple. Investor antusias dorong saham naik berkat kemajuan AI perusahaan.

Alphabet capai tonggak sejarah Senin setelah pengumuman Apple. Apple konfirmasi gunakan model Gemini Google untuk Apple Intelligence dan Siri versi baru. Kolaborasi panjang ini kuatkan posisi Alphabet di pasar AI. Sementara itu, peluncuran Gemini 3 November lalu puji analis sebagai lompatan kompetitif lawan OpenAI.

Analis Bank of America Securities beri acungan jempol pada Gemini 3. “Ini langkah positif lainnya dalam menjembatani kesenjangan kinerja LLM yang dipersepsikan,” tulis analis dalam laporan. Model bahasa besar itu tingkatkan kemampuan Google di AI generatif. Selain itu, integrasi dengan ekosistem Apple percepat adopsi teknologi Gemini.

Saham Alphabet perkuat posisi Brin di daftar Forbes. Kekayaan bersih Brin naik tajam seiring valuasi perusahaan. Ia pegang saham kelas B dengan hak suara lebih besar dibanding investor biasa. Kemudian, Page dan Brin mundur dari eksekutif 2019, tapi tetap pegang kendali strategis lewat saham khusus.

Kinerja luar biasa Alphabet 2025 dorong Brin lewati Bezos. Amazon founder itu turun peringkat akibat fluktuasi saham e-commerce. Ellison dari Oracle juga kalah saing dengan pertumbuhan AI Alphabet. Meskipun begitu, tiga besar kekayaan dunia tetap didominasi tokoh teknologi.

Lonjakan ini tunjukkan kekuatan ekosistem Google. Alphabet gabungkan pencarian, cloud, dan YouTube dengan AI canggih. Pengguna Apple Intelligence segera rasakan manfaat Gemini mulai 2026. Kolaborasi Apple-Google konfirmasi dominasi duo teknologi AS di inovasi AI masa depan.

Investor global sambut positif prestasi Alphabet. Perusahaan capai valuasi tertinggi sejak berdiri 1998. Brin dan Page rencanakan ekspansi AI lebih agresif tahun ini. Namun, kompetisi ketat dari OpenAI dan Microsoft tetap tantang posisi Google. Forbes perbarui daftar mingguan pantau perubahan kekayaan real time.*/LIA