SUZUKA, KAREBA — Jalannya balapan utama F1 GP Jepang 2026 di Sirkuit Internasional Suzuka pada Minggu (29/03) berlangsung penuh drama sejak lampu hijau menyala. Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, sukses menunjukkan kelasnya dengan memimpin balapan meski sempat mendapatkan tekanan hebat di awal lomba. Hingga memasuki putaran ke-42, perhatian penonton tertuju pada persaingan sengit antara dua pembalap Ferrari yang berebut posisi tiga besar.

Pada awal perlombaan, Oscar Piastri dari McLaren sempat memberikan kejutan dengan menyalip duo Mercedes sebelum tikungan pertama. Namun, manajemen energi yang lebih baik pada mobil Mercedes dalam regulasi baru F1 GP Jepang 2026 membuat Antonelli mampu merebut kembali posisi terdepan. Regulasi unit tenaga tahun ini memang menuntut efisiensi baterai yang tinggi terutama saat melintasi sektor lurus di Suzuka yang sangat panjang.

“Sangat menyenangkan bisa berada di posisi tiga besar saat kualifikasi dan lebih dekat dengan tim terdepan,” kata Oscar Piastri, Pembalap McLaren.

Memasuki lap 34, keunggulan Antonelli semakin tidak terbendung dengan selisih waktu mencapai lima detik dari pesaing terdekatnya. Sementara itu, nasib kurang beruntung dialami George Russell yang mengalami masalah teknis pada lap 38 sehingga posisinya melorot ke urutan kelima. Kondisi lintasan yang panas menjadi tantangan tersendiri bagi ketahanan mesin dalam seri F1 GP Jepang 2026 kali ini.

“Saya sangat senang dengan sesi kualifikasi. Itu adalah sesi yang bersih dan saya merasa sangat nyaman di dalam mobil,” kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes.

Puncak ketegangan terjadi pada lap 42 ketika Charles Leclerc melakukan manuver brilian untuk menyalip rekan setimnya dalam perebutan podium terakhir. Penggemar otomotif dapat memantau data teknis lengkap melalui laman resmi Formula 1 untuk melihat perbandingan kecepatan antar pembalap. Hingga putaran terakhir, dominasi Antonelli di Suzuka memberikan sinyal kuat bagi Mercedes dalam peta persaingan juara dunia musim ini.