YERUSALEM, KAREBA — Dua unit Rudal Iran hantam Israel tepat di wilayah Yerusalem pada Selasa (24/03) dini hari waktu setempat setelah sistem pertahanan udara Iron Dome dilaporkan jebol. Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan serangan ke infrastruktur listrik Teheran.
Meskipun ledakan keras terdengar di seluruh penjuru kota, otoritas keamanan setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam serangan mendadak tersebut. Pasukan pencarian kini telah dikerahkan ke wilayah Israel utara untuk memeriksa kerusakan bangunan yang terkena dampak langsung proyektil. Kondisi di lapangan sempat mencekam saat warga berlarian menuju bunker perlindungan.
Pihak militer Israel menjelaskan bahwa rudal pertama dan kedua memicu sirine peringatan di seluruh kota sebelum akhirnya menghantam tanah. Satu pria berusia 30-an tahun dilaporkan mengalami luka ringan akibat menginjak pecahan proyektil saat evakuasi berlangsung. Hingga saat ini, tim medis tetap disiagakan untuk mengantisipasi adanya eskalasi lebih lanjut.
“Beberapa menit setelah peringatan rudal kedua, wartawan AFP di Yerusalem mendengar ledakan keras,” tulis keterangan resmi militer Israel melalui kantor berita AFP.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera melakukan pembicaraan telepon dengan Donald Trump guna membahas situasi keamanan terkini. Keduanya sepakat bahwa tekanan militer yang selama ini dilakukan dapat menjadi modal kuat dalam meja negosiasi. Rudal Iran hantam Israel ini menjadi sinyalemen panasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
“Ia telah berbicara dengan Trump dan menyampaikan bahwa presiden tersebut meyakini keberhasilan militer AS-Israel di Iran dapat diubah menjadi kesepakatan melalui negosiasi yang melindungi kepentingan Israel,” kata Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel.
Saat ini masyarakat Yerusalem sudah diizinkan keluar dari lokasi perlindungan sementara karena kondisi dinilai telah aman. Meski demikian, militer tetap memperketat pengawasan udara guna memastikan tidak ada ancaman Rudal Iran hantam Israel susulan dalam waktu dekat. Pemerintah Iran sendiri hingga kini masih membantah klaim terkait serangan yang menyasar pemukiman tersebut.