BELEK, KAREBA Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan tim nasional Iran di Piala Dunia 2026 tetap bertanding di Amerika Serikat sesuai jadwal undian awal meskipun tengah terjadi konflik militer.

Pernyataan resmi ini disampaikan untuk menanggapi spekulasi pemindahan lokasi pertandingan Iran ke Meksiko akibat pecahnya perang sejak 28/02/2026 lalu. FIFA menegaskan tidak akan mengubah jadwal turnamen demi menjaga integritas kompetisi dunia tersebut.

“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai undian,” kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Relokasi sempat menjadi wacana serius setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang tim Iran datang demi keselamatan. Namun, pihak Iran merespons keras dan menyatakan tidak ada yang bisa mengecualikan mereka dari turnamen empat tahunan ini.

“Iran akan berada di Piala Dunia. Itulah mengapa kami berada di sini. Kami senang karena mereka tim yang sangat, sangat kuat,” ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam setelah serangan udara Amerika Serikat ke sekolah dasar Minab yang menewaskan sedikitnya 170 orang. Sebagai bentuk protes, pemain Iran mengenakan pita hitam dan membawa tas sekolah saat laga persahabatan di Turki.

“FIFA berkomitmen memastikan Piala Dunia berlangsung sesuai jadwal dengan semua tim berpartisipasi,” kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Infantino menambahkan bahwa sepak bola harus menjadi jembatan perdamaian bagi mereka yang menderita akibat konflik geopolitik. Federasi Sepak Bola Internasional tetap fokus pada semangat fair play di antara para peserta.

Berdasarkan jadwal resmi, Iran akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15/06. Selanjutnya mereka melawan Belgia pada 21/06 di Los Angeles dan Mesir pada 27/06 di Seattle.