SUZUKA, KAREBA. Pembalap Mercedes Kimi Antonelli berhasil menguasai puncak Klasemen F1 2026 setelah memenangi balapan penuh drama di Grand Prix Jepang pada Minggu (29/03). Kemenangan di Sirkuit Suzuka ini membuat pembalap remaja tersebut mengukir sejarah sebagai pemimpin klasemen termuda sepanjang masa.

Antonelli yang kini berusia 19 tahun sukses menggeser rekor lama milik Lewis Hamilton. Ia mengoleksi 72 poin di puncak Klasemen F1 2026, unggul sembilan angka dari rekan setimnya, George Russell. Tim Mercedes juga kokoh di posisi teratas klasemen konstruktor dengan total 135 poin.

Balapan sepanjang 53 putaran ini sempat diwarnai insiden kecelakaan hebat yang dialami pembalap Haas, Ollie Bearman, pada lap 21. Benturan keras sebesar 50G tersebut memicu perubahan posisi signifikan dalam Klasemen F1 2026 sekaligus menimbulkan kerugian material bagi tim Haas mencapai Rp42,5 miliar.

Momen Safety Car tersebut dimanfaatkan Mercedes untuk melakukan pergantian ban strategis bagi Antonelli guna memburu keunggulan di Klasemen F1 2026. Saat balapan dimulai kembali pada lap 28, Antonelli langsung melesat melewati Oscar Piastri untuk mengamankan podium pertama hingga garis finis.

“Sangat membuat frustrasi ketika saya kehilangan banyak posisi saat start, namun kami tetap tenang. Periode Safety Car memberi kami peluang besar, dan mobil ini terasa sangat luar biasa setelah restart,” kata Kimi Antonelli, Pembalap Mercedes AMG Petronas.

Pihak otoritas balap yakni FIA juga melakukan intervensi teknis darurat sebelum lomba dimulai. Mereka memangkas batas pengisian ulang energi menjadi 8 megajoule demi mencegah mobil kehilangan daya listrik secara tiba-tiba di lintasan lurus Suzuka.

“Langkah pemangkasan energi ini diambil secara spesifik guna menekan fenomena clipping yang berlebihan, sehingga para pembalap tidak terlalu sering beralih ke mode pengisian daya saat sedang berakselerasi penuh,” kata Pernyataan Resmi FIA.