JAKARTA, KAREBA — Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA guna mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24/03 dan 28/03 mendatang.

Hingga 22/03, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta tercatat mencapai 122.994 unit atau naik 3,73 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Korps Lalu Lintas Polri resmi memberlakukan sistem satu arah atau one way nasional dari KM 414 hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek mulai 24/03 pukul 14.00 WIB guna mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026.

“Silakan manfaatkan work from anywhere tanggal 26, 27, 28 itu masih work from anywhere. Mungkin bisa kembali di tanggal 26, tanggal 27,” kata Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Kakorlantas Polri.

Jasa Marga memproyeksikan sekitar 285.000 kendaraan akan memadati jalur menuju Jabodetabek pada puncak gelombang pertama. Saat ini data menunjukkan baru sekitar 39,9 persen dari total 3,4 juta kendaraan pemudik yang telah kembali ke Jakarta dalam pantauan arus balik Lebaran 2026.

“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan waktu WFA yang tersedia agar dapat kembali pada 25 26 27 Maret,” kata Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Selain rekayasa jalur, kepolisian juga menyiagakan pemantauan real-time melalui kamera pengawas di sepanjang rute utama dari Jawa Tengah menuju Jakarta. Masyarakat diminta tetap memantau kondisi terkini agar tidak terjebak kemacetan panjang selama periode arus balik Lebaran 2026 berlangsung.

“Rencana penerapan one way nasional dijadwalkan mulai 24 Maret 2026 dari KM 414 hingga KM 70,” kata Kombes Pol Marupa Sagala, Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026.