, KAREBA – Bitcoin anjlok hampir $4.000 pada Minggu malam setelah Presiden AS Donald Trump umumkan tarif untuk delapan negara Eropa. Pengumuman ini terkait tekanan pembelian Greenland dari Denmark. Harga turun dari $95.500 ke $91.935 dalam dua jam.​

Presiden Trump mengumumkan tarif melalui Truth Social pada Sabtu. Tarif 10% berlaku untuk semua barang ekspor dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finland ke AS mulai 1 Februari. Tarif naik menjadi 25% pada 1 Juni hingga Denmark setuju jual Greenland sepenuhnya.​

“It is time for Denmark to give back,” tulis Trump. Ia sebut Greenland vital secara strategis karena minat China dan Rusia di Arktik. Pengumuman ini picu penjualan panik di pasar kripto.​

Bitcoin jatuh tajam dari sekitar $95.500 ke rendah harian $91.935, catat data Bitcoin Magazine Pro. Penurunan ini sebabkan likuidasi lebih dari $600 juta dalam 24 jam. Posisi long rugi $575 juta, catat CoinGlass.​

Sementara itu, pemimpin Eropa tolak tuntutan Trump. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen nyatakan Eropa “will not be blackmailed”. Presiden Dewan Eropa Antonio Costa tekankan persatuan dukung Denmark.​

Duta besar Uni Eropa sepakat siapkan balasan pada Minggu. Mereka hidupkan kembali paket kontra senilai €93 miliar impor AS, yang ditangguhkan Agustus lalu. Paket aktif otomatis 6 Februari kecuali kesepakatan baru.​

Brussels pertimbangkan Anti-Coercion Instrument. Instrumen ini batasi akses AS ke pengadaan publik, investasi, dan layanan keuangan. KTT darurat UE jadwal Kamis di Brussels untuk koordinasi tanggapan.​

Aset aman malah rally. Emas tembus rekor $4.680 per ons saat investor cari lindung dari ketegangan dagang. Perak juga capai level tertinggi. Dolar melemah lawan euro dan yen.​

Mahkamah Agung AS siap putuskan wewenang Trump kenakan tarif luas via kekuasaan darurat. Putusan lawan pemerintah bisa paksa refund $100 miliar tarif terkumpul.​

Perhatian kini ke Forum Ekonomi Dunia di Davos. Trump hadir akhir pekan ini. Pejabat UE harap pertemuan de-eskalasi ketegangan.​

Meskipun begitu, pasar kripto tunjukkan kerentanan geopolitik. Investor pindah ke aset tradisional seperti emas, tantang narasi Bitcoin sebagai lindung nilai sempurna. Ketegangan ini ingatkan saling kait pasar global.*/LIA​