JAKARTA, KAREBA – Pergerakan Harga Emas Antam mengalami fluktuasi signifikan pada Sabtu, 07/03/2026, dengan harga jual di Logam Mulia melonjak ke level Rp3.209.000 per gram setelah sempat terkoreksi tajam sehari sebelumnya. Rebound ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik global yang mendorong investor kembali memburu aset aman.

Berdasarkan data terbaru pukul 03.31 WITA, harga buyback atau jual kembali di Logam Mulia juga merangkak naik menjadi Rp3.091.000 per gram. Tren kenaikan ini berbanding terbalik dengan kondisi Jumat, 06/03/2026, saat harga sempat anjlok Rp25.000 ke posisi Rp3.024.000 akibat tekanan penguatan indeks dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, pantauan di kanal distribusi lain seperti Pegadaian melalui Galeri24 menunjukkan tren stabil dengan kenaikan tipis Rp4.000 menjadi Rp3.293.000 per gram untuk emas Antam. Perbedaan penetapan Harga Emas Antam antarpenjual resmi ini dipengaruhi oleh perbedaan strategi distribusi serta tingginya permintaan fisik di pasar domestik.

Di sisi lain, produk emas dari Logam Mulia Antam tetap menjadi pilihan utama investor meski terdapat aturan pajak PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen untuk pembelian tertentu. Untuk ukuran lain, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.649.500, sedangkan ukuran 100 gram mencapai Rp296.612.000 sebelum perhitungan pajak tambahan.

“Harga emas dunia berpotensi menembus US$6.000 per troy ounce pada Maret jika konflik antara Israel dan Iran terus berlanjut,” kata Ibrahim Assuaibi, Analis Komoditas.

Faktor eskalasi konflik di Timur Tengah saat ini menjadi mesin penggerak utama yang menjaga Harga Emas Antam tetap berada di level psikologis tinggi. Walaupun data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan angka ketenagakerjaan yang solid, kekhawatiran pasar akan risiko perang sistemik membuat permintaan emas batangan tetap mendominasi portofolio investasi.