BANGGAI KEPULAUAN, KAREBA – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Sri Atun melaksanakan kegiatan Sri Atun Kundapil Banggai Kepulauan di Desa Kombutokan, Kecamatan Totikum baru-baru ini. Agenda ini bertujuan mengawasi penggunaan APBD sekaligus mendengarkan langsung keluhan masyarakat setempat mengenai pembangunan daerah.
Pertemuan yang bertempat di Balai Rakyat Desa Kombutokan ini dihadiri sekitar 100 warga termasuk Kepala Desa Harman Talib. Sri Atun menjelaskan berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat kepada para hadirin.
Selama momen Sri Atun Kundapil Banggai Kepulauan, warga mengapresiasi bantuan ambulans yang telah terealisasi sebelumnya. Namun, masyarakat juga meminta perbaikan jalan usaha tani dan jalan lintas desa guna mendukung kelancaran ekonomi warga di pulau tersebut.
“Masyarakat menyampaikan apresiasi atas sejumlah bantuan yang telah direalisasikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk bantuan mobil ambulans yang sebelumnya diusulkan melalui kegiatan reses dan kini telah memberikan manfaat bagi warga,” kata Sri Atun, Anggota DPRD Sulawesi Tengah.
Isu lingkungan menjadi sorotan tajam dalam agenda Sri Atun Kundapil Banggai Kepulauan kali ini. Warga menyatakan penolakan terhadap rencana penambangan batu gamping karena khawatir memicu krisis air bersih dan bencana alam di wilayah pemukiman mereka.
Selain itu, warga mengusulkan bantuan bibit perkebunan, alat mesin pertanian, hingga pemberdayaan UMKM lokal. Sri Atun memastikan semua masukan tersebut akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
“Kundapil merupakan sarana bagi kami untuk memastikan bahwa pelaksanaan APBD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal agar menjadi perhatian pemerintah dan dapat diwujudkan secara bertahap sesuai prioritas pembangunan,” tandas Sri Atun, Anggota DPRD Sulawesi Tengah.