, KAREBA — Administrasi Presiden AS Donald Trump meminta negara-negara membayar $1 miliar untuk mendapatkan kursi permanen di Board of Peace.

Pemerintah AS mengirimkan piagam rancangan tersebut bersama surat undangan kepada para pemimpin dunia pada Jumat lalu. Langkah ini menciptakan struktur keanggotaan dua tingkat bagi badan tersebut.

Administrasi Trump mengundang sekitar 60 negara menjadi anggota pendiri Board of Peace. Pemimpin Argentina, Kanada, Mesir, dan Turki mengonfirmasi penerimaan undangan resmi dari Trump pada Sabtu. Argentina menerima undangan tersebut sebagai kehormatan, sementara Kanada kemungkinan besar akan menerima.

Presiden Argentina Javier Milei mengumumkan penerimaannya melalui media sosial. Ia menyebut Argentina “berdiri bersama negara-negara yang menghadapi terorisme secara langsung”, kata Javier Milei, Presiden Argentina.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga diharapkan menerima undangan, menurut pejabat senior Kanada.

Mesir menyatakan sedang mempertimbangkan undangan tersebut. Turki mengonfirmasi Presiden Recep Tayyip Erdogan menerima ajakan menjadi anggota pendiri. Surat undangan Trump menekankan pendekatan baru untuk menyelesaikan konflik global, tidak terbatas pada Gaza.

Pemerintah AS mengungkap komposisi dewan eksekutif Board of Peace pada Jumat. Dewan tersebut didominasi tokoh Amerika, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, menantu Trump Jared Kushner, utusan khusus Steve Witkoff, Presiden World Bank, Ajay Banga, serta CEO Apollo Global Management Marc Rowan. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menjadi satu-satunya non-Amerika di dewan eksekutif.

Struktur ini menuai kritik dari pakar hak asasi manusia yang menyebutnya sebagai pengaturan kolonial. Piagam rancangan tidak menyebut Gaza atau Perserikatan Bangsa-Bangsa secara eksplisit. Dokumen tersebut memuji keberanian untuk meninggalkan lembaga-lembaga yang sering gagal.

Pemerintah Israel menyatakan keberatan pada Sabtu. Rencana tersebut “belum dikoordinasikan dengan Israel dan bertentangan dengan kebijakannya”, kata pemerintah Israel.

Pengumuman keanggotaan lengkap Board of Peace dijadwalkan minggu depan di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Sementara itu, piagam rancangan menetapkan negara yang menyetor $1 miliar atau lebih bebas dari masa keanggotaan tiga tahun standar. Kontribusi tunai tersebut menjamin posisi permanen di panel tersebut. Trump menulis bahwa badan ini akan menangani konflik global secara berani.

Meskipun begitu, undangan tersebut menunjukkan ambisi luas administrasi Trump. Selain itu, struktur Amerika-sentris memicu perdebatan internasional. Pengumuman resmi di Davos kemungkinan akan mengklarifikasi detail lebih lanjut. */LIA