SAG HARBOR, KAREBA — Kepolisian Sag Harbor Village akhirnya merilis rekaman Video Bodycam Justin Timberlake yang menunjukkan detik-detik penahanan sang penyanyi akibat dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk (DWI) pada Juni 2024 lalu. Rekaman berdurasi sekitar delapan jam tersebut dipublikasikan pada Jumat (20/03) setelah adanya kesepakatan hukum antara pihak desa dengan pengacara Timberlake. Video ini mengungkap bagaimana mantan personel NSYNC tersebut kesulitan saat diminta melakukan tes sobrietas lapangan di pinggir jalan kawasan Hamptons, New York.

Penahanan ini bermula ketika polisi menghentikan mobil BMW yang dikendarai Timberlake karena mengabaikan rambu stop dan keluar dari jalur di pusat desa. Petugas melaporkan adanya aroma alkohol yang kuat, sementara Timberlake mengaku hanya meminum satu gelas martini sebelum berkendara. Video Bodycam Justin Timberlake memperlihatkan sang bintang mencoba berjalan lurus dengan metode tumit-ke-jari kaki namun gagal menjaga keseimbangan.

“These tests are really challenging,” kata Justin Timberlake, Penyanyi.

Pengacara Timberlake sempat berupaya memblokir perilisan rekaman ini dengan alasan perlindungan privasi dan potensi kerusakan reputasi kliennya. Namun, berdasarkan Freedom of Information Law New York, dokumen dan rekaman publik wajib dibuka setelah proses hukum mencapai kesepakatan final. Video yang dirilis telah melalui proses penyuntingan khusus untuk tetap menghormati privasi pihak-pihak lain yang berada di lokasi kejadian.

“I’m a little nervous. Why are you arresting me?” tanya Justin Timberlake, Penyanyi.

“I’m Justin Timberlake,” kata Justin Timberlake, Penyanyi.

Kasus ini sebelumnya telah diselesaikan melalui jalur plea deal pada akhir tahun 2024 dengan pengakuan bersalah atas pelanggaran lalu lintas non-kriminal. Timberlake dijatuhi denda sebesar US$500 atau sekitar Rp 8 juta dan wajib menjalani 25 jam pengabdian masyarakat. Selain itu, otoritas setempat juga melakukan skorsing terhadap izin mengemudi sang artis selama 90 hari sebagai bagian dari sanksi hukum.

“From the outset, following Timberlake’s arrest the Village endeavored to adhere to the requirements of the Freedom of Information Law,” kata Vincent Toomey, Jaksa Desa Sag Harbor.

Perilisan Video Bodycam Justin Timberlake ini menjadi sorotan publik mengingat sang penyanyi sempat menyatakan bahwa tes fisik yang diminta polisi sangat sulit dijelaskan. Timberlake kini telah menyelesaikan kewajiban hukumnya, termasuk membuat pengumuman layanan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara tanpa pengaruh alkohol.