JAKARTA, KAREBA — Menteri PANRB Rini Widyantini mengungkap pemerintah kaji pembukaan seleksi CPNS 2026 yang prioritaskan fresh graduate sekaligus kenaikan gaji ASN. Pertemuan di Gedung RI pada Senin (19/1/2026) jadi momen kunci pengkajian ini.

Rini menyampaikan surat ke Menteri Keuangan sudah terkirim dan pertemuan langsung telah dilakukan. “Saya sudah bersurat ke Menteri Keuangan, terus saya sudah bertemu juga, terus sekarang sebenarnya sudah mengkaji,” kata Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pada Senin.

Sementara itu, kenaikan gaji ASN dapat mandat dari Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah 2025.

Nasib kenaikan gaji ASN bergantung evaluasi keuangan negara triwulan pertama 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan perlunya data triwulan itu sebelum putuskan belanja pemerintah.

“Lihat kondisi keuangan seperti apa, harusnya kalau semuanya saya bisa lihat tapi saya butuh melihat satu triwulan lagi. Abis itu triwulan dua baru bisa bahas terkait kenaikan belanja-belanja pemerintah,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, pada akhir Desember 2025. Gaji pokok PNS terakhir naik 8 persen per 1 Januari 2024 berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024, dan belum ada penyesuaian sejak itu.

Pemerintah rancang konsep rekrutmen CPNS 2026 dengan fokus fresh graduate. “Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate ya,” ungkap Rini Widyantini pada Senin.

Selain itu, pemerintah hitung kebutuhan formasi nasional sambil tunggu usulan kementerian dan lembaga.

“Sedang kita hitung dulu, nanti kementerian lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” kata Rini Widyantini, Menteri PANRB, pada Senin.

Data Badan Kepegawaian Negara tunjukkan jumlah ASN capai 5,58 juta orang per November 2025. Angka ini terdiri dari 3,59 juta PNS dan 1,98 juta , naik 1,4 juta dari 4,2 juta pada awal Januari 2025. Kenaikan ini seiring penuntasan pengangkatan honorer jadi PPPK.

Kemudian, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh desain kebutuhan formasi CASN 2026. Meskipun begitu, kebutuhan CPNS nasional perkirakan 300.000 hingga 400.000 posisi masih tunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Pengkajian CPNS 2026 prioritaskan fresh graduate ini respons dinamika ASN. Pemerintah harap rekrutmen tambah tenaga muda sesuai kebutuhan birokrasi. Namun, keputusan final kenaikan gaji dan pembukaan formasi CPNS 2026 baru jelas pasca evaluasi fiskal.*/LIA