, KAREBA – Satlantas Polresta Palu mulai menerapkan rekayasa arus lalu lintas guna menyambut ribuan jamaah pada puncak peringatan Haul Guru Tua ke-58 yang berlangsung di kompleks Alkhairaat Kota Palu.

Puncak acara peringatan wafatnya pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri, dijadwalkan berlangsung pada 01/04/2026. Panitia memperkirakan sebanyak 75 ribu jamaah dari berbagai penjuru daerah akan memadati kawasan Jalan SIS Aljufri untuk mengikuti Haul Guru Tua ke-58.

Untuk mengantisipasi kemacetan parah, sejumlah titik jalan ditutup total seperti perempatan Jalan SIS Aljufri menuju Jalan Mangga dan pertigaan Jalan Mangga arah Jalan Lombok. Kendaraan dari arah selatan dialihkan menuju Jalan S Sausu dan Jalan Mangga oleh petugas di lapangan.

Penutupan juga dilakukan di perempatan Alfamidi Jalan Danau menuju Jalan Danau Lindu serta pertigaan Jalan Siranindi. Jalur khusus disediakan bagi tamu VVIP melalui lampu merah Jalan Gajah Mada agar tidak terjadi penumpukan masyarakat di satu titik selama Haul Guru Tua ke-58.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 28/03/2026 melalui Festival Raudhah yang menghadirkan pameran UMKM dan seni budaya religi. Kegiatan Rauhah akan dilaksanakan pada 31/03/2026 di Masjid Alkhairaat mulai pukul 15.00 WITA sebelum memasuki acara inti keesokan harinya.

Polda Sulteng bersama TNI telah menyiagakan personel di lima posko kesehatan dan titik vital lainnya di sekitar lokasi. Panitia juga menyediakan toilet portabel dan koordinasi provider telekomunikasi guna memastikan jaringan internet tetap stabil bagi para jamaah.

“Kegiatan Haul Guru Tua ini milik kita bersama dan secara bersama, seluruh elemen terlibat dalam pelaksanaan ini, tidak hanya internal PB Alkhairaat dan Abna saja, namun masyarakat juga terlibat sehingga auranya lebih besar lagi,” kata Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri, Ketua Utama Alkhairaat.

“Pelaksanaan Haul tahun lalu menjadi evaluasi untuk diperbaiki, sehingga Haul tahun ini lebih baik,” kata Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri.