CILEGON, KAREBA – Nama Mufli Budi Ananda Komisaris PT Krakatau Posco mendadak menjadi sorotan publik setelah asisten pribadi selebritas Raffi Ahmad tersebut resmi masuk jajaran pengurus perusahaan baja tersebut. Penunjukan yang tercatat pada 27/06 tersebut memicu diskusi hangat mengenai kompetensi dan rekam jejak profesional di industri berat nasional.
Publik mempertanyakan latar belakang pendidikan dan karier Mufli yang dianggap tidak sejalan dengan industri baja terpadu. Selama ini, ia lebih dikenal sebagai asisten yang mendampingi berbagai aktivitas bisnis dan pekerjaan harian Raffi Ahmad di dunia hiburan sebelum akhirnya terjun ke lingkup korporasi.
PT Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel dan raksasa baja asal Korea Selatan, POSCO. Perusahaan yang beroperasi di Cilegon ini memiliki kapasitas produksi mencapai 3 juta ton baja per tahun sejak mulai beroperasi komersial pada 2014.
“Jujur ini paling gong. Asistennya Raffi Ahmad jadi Komisaris Krakatau Posco. Ini aaaahhhh ga tauuu kok bisa, jalurnya kaya gimana,” kata Ferri Nuzarli, salah satu warganet yang memberikan komentar terkait fenomena penunjukan tersebut.
Berdasarkan data riset, Mufli Budi Ananda Komisaris PT Krakatau Posco merupakan lulusan D3 Teknik Listrik Politeknik Bunda Kandung Jakarta angkatan 2007. Ia sempat melanjutkan studi S1 Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional, namun tercatat mengundurkan diri pada periode 2018/2019.
Posisi komisaris di perusahaan strategis seperti ini memiliki tanggung jawab besar dalam pengawasan dan pemberian arahan kebijakan bisnis. Kehadiran Mufli Budi Ananda Komisaris PT Krakatau Posco di jajaran dewan pengawas diharapkan dapat memastikan tata kelola perusahaan tetap berjalan sesuai dengan target operasional.
“Secara struktur, posisi komisaris memiliki fungsi utama dalam hal pengawasan, pemberian arahan strategis, serta memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai dengan tujuan bisnis,” kata perwakilan manajemen perusahaan melalui keterangan resmi tertulisnya.