JAKARTA,  — Presiden Prabowo Subianto tegur keras petinggi BUMN yang minta tantiem tambahan. Ia sebut mereka tidak tahu malu karena sudah rugikan negara. Prabowo sarankan mundur saja karena banyak orang siap gantikan.

Teguran Langsung dari Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto sampaikan teguran tegas pada Selasa (13/1/2026). “Sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” tegas Prabowo.

Pernyataan ini respons sikap petinggi BUMN yang tuntut bonus besar. BUMN catat kerugian miliaran rupiah di tahun fiskal terakhir. Namun, direksi tetap ajukan tantiem meski kinerja buruk.

Sementara itu, publik soroti gaji petinggi BUMN yang capai ratusan juta per bulan. Prabowo tekankan pengabdian negara tak tergantung materi. Banyak warganet dukung sikap Presiden di media sosial.

Konteks Kerugian BUMN dan Tantiem

Petinggi BUMN ajukan tantiem di tengah laporan rugi besar. Beberapa BUMN sektor energi dan transportasi alami defisit signifikan. Meskipun begitu, direksi nilai prestasi mereka layak dapat bonus.

Prabowo soroti kontradiksi ini dengan tegas. Ia bandingkan dengan jabatan publik lain yang terima gaji standar. Presiden yakin talenta muda siap gantikan pimpinan yang kurang komitmen.

Selain itu, pemerintah dorong reformasi BUMN sejak awal 2026. Prabowo resmikan program efisiensi anggaran negara. Inisiatif ini targetkan penghematan triliunan rupiah demi kesejahteraan rakyat.

Respons Publik dan Harapan Perubahan

Teguran Prabowo ramai di media sosial hari ini. Warganet sebut petinggi BUMN harus fokus perbaiki kinerja. Banyak yang setuju dengan saran Presiden agar mundur jika tak kompeten.

Kemudian, belum beri tanggapan resmi soal isu ini. Namun, Komisi VI yang awasi BUMN rencanakan rapat dengar pendapat direksi. Publik harap ada perubahan konkret di manajemen BUMN.

Meskipun begitu, beberapa pengamat nilai teguran ini jadi momentum baik. Pemerintah siapkan talenta muda melalui Kementerian BUMN. Reformasi ini targetkan BUMN kembali untung 2027.

Implikasi Jangka Panjang Reformasi BUMN

Prabowo tekankan profesionalisme di BUMN jadi prioritas. Ia ingatkan pimpinan fokus saingi swasta, bukan cari bonus. Teguran ini sejalan dengan program Sekolah Rakyat yang resmikan 166 unit baru.

Sementara itu, IHSG anjlok 0,58% kemarin picu kekhawatiran ekonomi. Kerugian BUMN tambah beban negara di tengah cuaca ekstrem. Prabowo harap petinggi pahami amanah rakyat jelata.

Kareba pantau respons petinggi BUMN terhadap teguran Presiden. Publik tunggu langkah konkret reformasi manajemen. Banyak profesional siap isi posisi kosong jika direksi mundur.

Pemerintah optimis BUMN kembali kompetitif. Prabowo yakinkan talenta muda mampu urus aset negara lebih baik.*/LIA​