PALU, KAREBA — Sherly Tjoanda menjabat Gubernur Maluku Utara periode 2025-2030 dengan kekayaan Rp972 miliar. Presiden Prabowo Subianto lantik dia pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.
Sherly Tjoanda lahir di Ambon pada 8 Agustus 1982 dari pasangan Paulus Tjoanda dan Maria Margaretha Liem. Ia lulus S1 International Business Management dari Universitas Petra Surabaya, kemudian tempuh double degree di Belanda. Sementara itu, perempuan Katolik ini menikah dengan Benny Laos sejak 2005 dan punya tiga anak: Edbert, Edelyn, serta Edrick.
Karier Bisnis dan Organisasi Sosial
Sherly menjabat Direktur PT Bela Group bersama suaminya sebelum masuk politik. Ia memiliki lima perusahaan tambang di Maluku Utara, tetapi lepas semua jabatan pengurus usai dilantik gubernur. Kini Sherly hanya pegang saham pasif tanpa campur tangan operasional. Selain itu, ia pimpin Yayasan Bela Peduli yang bantu rumah ibadah, korban bencana, dan anak yatim.
Sherly juga aktif di organisasi sosial sebelum jadi gubernur. Ia pernah jadi Ketua Umum TP PKK Kabupaten Pulau Morotai periode 2017-2022 serta Bunda PAUD setempat. Kemudian, ia pegang posisi Ketua Umum Forikan Kabupaten Pulau Morotai 2018-2022 dan Ketua DPD HKTI Maluku Utara 2022-2027. Programnya fokus bangun infrastruktur teknologi di Morotai termasuk sinyal 4G.
Tragedi dan Kemenangan Pilkada
Benny Laos, calon gubernur Maluku Utara, tewas dalam ledakan kapal Bela 72 di Pulau Taliabu pada 12 Oktober 2024. Sherly maju gantikan suaminya berpasangan dengan Sarbin Sehe, diusung delapan partai. Pasangan ini raih 359.416 suara atau 50,69% kemenangan di Pilkada 2024. Meskipun begitu, Sherly wujudkan visi Benny soal pendidikan gratis dan kesehatan terjangkau.
“Saya sangat terharu dan terinspirasi dengan pesan Pak Presiden Prabowo bahwa ini momen bersejarah,” kata Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara, usai pelantikan. Ia prioritaskan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, serta energi untuk petani dan nelayan. Visi utamanya ciptakan Maluku Utara yang berdaya, sejahtera, dan inklusif.
Kekayaan dan Program Pemerintahan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) catat harta Sherly capai Rp972 miliar dari saham perusahaan tambang. Ia jadi salah satu gubernur terkaya di Indonesia per 2025. Namun, Sherly tegaskan serahkan operasional bisnis ke profesional agar fokus tugas negara. Programnya tingkatkan akses pendidikan anak usia dini, kesejahteraan keluarga, serta pemberdayaan perempuan.
Sherly hubungkan daerah terpencil ke pasar guna naikkan nilai jual produk lokal. Ia manfaatkan potensi Morotai untuk wisata dan lapangan kerja muda. Sementara itu, pembangunan infrastruktur jadi prioritas utama guna kurangi kesenjangan sosial-ekonomi.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Kekayaan LHKPN | Rp972 miliar |
| Perusahaan | 5 tambang (saham pasif) |
| Keluarga | Suami Benny Laos (alm.); 3 anak |
| Pendidikan | S1 Petra Surabaya; Double degree Belanda |
| Visi | Pendidikan, kesehatan, infrastruktur |
Sherly Tjoanda jadi gubernur perempuan pertama Maluku Utara melalui Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Masyarakat harapkan kepemimpinannya wujudkan kemajuan merata.*/LIA