BELEK, KAREBA. Presiden FIFA Gianni Infantino secara resmi menolak usulan relokasi Iran di Piala Dunia 2026 dari wilayah Amerika Serikat menuju Meksiko. Keputusan ini tetap berlaku meski situasi geopolitik sedang memanas akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang pecah sejak 28/02/2026.
Upaya relokasi Iran di Piala Dunia 2026 sebelumnya diajukan oleh Federasi Sepak Bola Iran pada awal Maret lalu. Pihak Iran mengkhawatirkan keselamatan tim mereka dan meminta agar seluruh jadwal pertandingan di Los Angeles dan Seattle dipindahkan ke wilayah Meksiko.
“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai undian,” kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Pernyataan tersebut disampaikan Infantino saat menghadiri laga persahabatan antara Iran melawan Costa Rica di Turki pada Selasa 31/03/2026. Ia menegaskan bahwa FIFA tidak akan mengubah jadwal grup G yang menempatkan Iran bertanding di Los Angeles pada 15/06/2026 dan 21/06/2026, serta di Seattle pada 27/06/2026.
Meskipun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sempat menawarkan kesiapan negaranya untuk mengambil alih laga tersebut, FIFA tetap pada pendirian awal. Infantino menekankan bahwa semangat olahraga harus melampaui konflik politik yang sedang terjadi saat ini.
“FIFA berkomitmen memastikan Piala Dunia berlangsung sesuai jadwal dengan semua tim berpartisipasi. Kami menantikan semua tim berkompetisi dalam semangat fair play dan saling menghormati,” kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Penolakan usulan relokasi Iran di Piala Dunia 2026 ini muncul di tengah ketegangan setelah serangan udara Amerika Serikat di Minab yang menewaskan 170 orang. Presiden Donald Trump sendiri sempat mengeluarkan larangan kedatangan tim Iran dengan alasan keselamatan nyawa para pemain itu sendiri.
Menanggapi hal tersebut, pihak Iran menegaskan bahwa tidak ada pihak yang bisa mengecualikan tim nasional mereka dari turnamen terbesar di dunia ini. Sebagai bentuk protes, para pemain Iran sempat mengenakan ban lengan hitam dalam laga persahabatan terakhir mereka.
Rencana relokasi Iran di Piala Dunia 2026 kini dipastikan tertutup setelah rapat daring otoritas sepak bola dunia pada 19/03/2026. Turnamen tetap akan dibuka serentak di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11/06/2026 mendatang.