BADUNG, KAREBA. Kepolisian Resor Badung mengonfirmasi seorang influencer Prancis di Bali ditangkap setelah terlibat dalam pembuatan video asusila menggunakan atribut jasa pengiriman online palsu. Tersangka bernama Melisa Mireille Jeanine alias CallMeSlo diamankan bersama dua warga negara asing lainnya karena memproduksi konten dewasa yang melanggar hukum di Indonesia.
Kabar mengenai influencer Prancis di Bali ditangkap ini bermula saat video berdurasi singkat yang menampilkan aksi tidak senonoh di sebuah vila kawasan Canggu viral di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, salah satu pelaku pria menggunakan atribut menyerupai seragam ojek online untuk memberikan kesan skenario kurir fiktif kepada penontonnya.
Petugas kepolisian kemudian bergerak cepat melakukan penelusuran hingga akhirnya kasus influencer Prancis di Bali ditangkap ini menemui titik terang melalui koordinasi dengan pihak imigrasi. Melisa dan rekannya berinisial NBS dicegat petugas saat berada di Bandara Internasional Ngurah Rai ketika hendak melakukan penerbangan menuju Thailand pada pertengahan Maret lalu.
“Motivasi mereka melakukan tindak pidana diduga adalah mencari keuntungan dari konten video film dewasa,” kata Joseph Edward Purba, Pejabat Polisi Badung.
“Para tersangka kemudian diamankan di bandara dan dibawa ke Markas Polres Badung untuk pengolahan hukum lebih lanjut,” kata Joseph Edward Purba, Pejabat Polisi Badung.
Setelah influencer Prancis di Bali ditangkap, polisi menyita sejumlah barang bukti digital berupa tiga unit ponsel pintar, satu kamera profesional, dan satu perangkat laptop MacBook. Selain itu, sebuah rompi berwarna hijau yang digunakan sebagai properti kurir palsu dalam video yang direkam pada 08/03/2026 tersebut juga turut dijadikan bukti oleh penyidik.
Atas perbuatan tersebut, para tersangka kini harus mendekam di sel tahanan dan menghadapi ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Polisi mengenakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terkait penyebaran konten pornografi yang meresahkan masyarakat luas di Bali.