BEKASI, KAREBA – PT Jasa Marga bersama kepolisian resmi menerapkan rekayasa lalu lintas berlapis guna mengantisipasi kepadatan Arus Balik Lebaran 2026 gelombang kedua di sejumlah ruas tol utama. Penerapan skema contraflow dan one way ini difokuskan pada Tol Jakarta Cikampek atau Japek serta Tol Batang Semarang untuk mengurai volume kendaraan yang masih tinggi menuju arah Jakarta.

Pihak otoritas mencatat masih terdapat 385.262 kendaraan atau sekitar 13,07 persen dari total pemudik yang belum kembali ke ibu kota hingga 28/03/2026. Guna mencegah penumpukan, skema contraflow di Tol Japek diberlakukan mulai KM 70 hingga KM 47 dengan sistem buka tutup sesuai diskresi petugas di lapangan.

“Puncak arus balik sudah terlewati,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Selain di Tol Japek, rekayasa juga menyasar Tol Batang Semarang dengan pemberlakuan contraflow dari KM 390 sampai KM 385 sejak pukul 12.40 WIB pada 28/03/2026. Sementara itu, di Tol Semarang ABC diberlakukan one way lokal dari KM 425+800 hingga Gerbang Tol Kalikangkung guna mempercepat laju kendaraan menuju arah barat.

PT Jasa Marga juga mengoperasikan 12 gardu transaksi tambahan di Gerbang Tol Kalikangkung untuk melayani lonjakan volume Arus Balik Lebaran 2026. Penyiapan jalur fungsional Tol Japek II Selatan di KM 66 turut disiagakan sebagai jalur alternatif distribusi lalu lintas jika terjadi kepadatan di titik pertemuan arus.

“Pilih waktu yang tepat, pilih kondisi yang tepat, dan kemudian dengarkan informasi yang disampaikan,” kata Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga.

Wakil Presiden Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menambahkan bahwa seluruh skema ini merupakan bagian dari kolaborasi intensif dengan kepolisian. Pengguna jalan diminta memastikan kecukupan saldo e money serta bahan bakar sebelum memasuki jalur Arus Balik Lebaran 2026 demi kenyamanan bersama.

“Penerapan ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan kepolisian untuk memastikan arus balik berjalan lancar dan terkontrol,” kata Ria Marlinda Paallo, Wakil Presiden Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol.